METRO SUMBAR

Membawa Keberkahan Padangpariaman Lebih Baik, Suhatri Bur Dilewakan Gelar Datuah Putiah Suku Sikumbang

0
×

Membawa Keberkahan Padangpariaman Lebih Baik, Suhatri Bur Dilewakan Gelar Datuah Putiah Suku Sikumbang

Sebarkan artikel ini
DILEWAKAN— Bupati Padangpariaman Suhatri Bur didampingi istri,Yusrita saat dilewakan sebagai Datuak Putiah dari Suku Sikumbang di Surau Lubuak Tajung, Nagari Pakandangan, Kecamatan Enam Lingkung, Kabupaten Padangpariaman.

PDG. PARIAMAN, METRO–Bupati Padangpariaman Suhatri Bur kemarin dilewakan galanya sebagai Datuak Putiah dari suku sikumbang di Surau Lubuak Tajung, Nagari Pakanda­ngan, Kecamatan Enam Lingkung, Kabupaten Pa­dangpariaman. Pengukuhan gelar Datuak Putiah kepada Bupati Padang­Pariaman Suhatri Bur dilaksanakan di Surau Lubuak Tajun Kaum Sikumbang Korong Toboh Nagari Pakandangan Kecamatan Enam Lingkung. Prosesi pengu­kuhan berlangsung dalam alek batagak gadang malewakan gala kaum suku Sikumbang yang dihadiri Gubernur Sumatera Barat Bu­ya Mahyeldi, Ketua LKAAM Sumatera Barat Fauzi Bahar, dan Bupati/Wali Kota se Sumatera Barat.

Dihadiri juga oleh Wakil Gubernur Sumatra Barat Audy Joinaldi, Wakil Bupati Padangpariaman Rahmang, dan sejumlah tokoh nasio­nal, tokoh masya­rakat, tokoh politik lintas partai, pejabat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Ka­bupa­ten/Kota se Sumatera Ba­rat.

Gubernur Sumatera Barat Buya Mahyeldi  me­ngucapkan selamat atas pengukuhan gelar penghulu kepada Bupati Suhatri Bur. Dengan pengukuhan ini, katanya, ada tugas baru yang dibebankan.  “Semoga Bupati Suhatri Bur Datuak Putiah senantiasa mendapat petunjuk dan keridhaan Allah SWT, serta dituntun-Nya dalam me­mimpin masyarakat, me­ngayomi dunsanak dan kamanakan,” katanya, kemarin.

Hal senada juga disampaikan oleh Bupati Solok Epiyardi Asda. Mewakili Bupati/Wali Kota Se Su­matera Barat, mengaku bangga kepada Bupati Suhatri Bur yang diamanahkan sebagai penghulu di kaumnya.

Epiyardi selaku teman sejawat di Forum Kepala Daerah se Sumatera Barat merasa yakin akan kemampuan Bupati Suhatri Bur dalam memimpin kaumnya. Hal ini katanya, berdasarkan treck record sang Bupati dalam me­mimpin Padangpariaman yang dinilai sangat berhasil. “Selamat membawa keberkahan untuk Padangpariaman yang lebih baik, dan dalam membimbing anak kamanakan Suku Sikumbang Datuak Putiah,” ujar Epiyardi.

Sementara Wakil Bupati Padangpariaman Rahmang menyampaikan rasa bahagia atas dikukuhkannya gelar Datuak Putiah kepada Bupati Suhatri Bur. Dia berharap, Suhatri Bur menjadi penghulu kaum suku Sikumbang dapat mem­bawa keberkahan bagi kampung, kaum, dan anak kamanakan.  “De­ngan pengukuhan ini, Suhatri Bur juga niniak mamak kami nan kamanjadi kayu gadang di tangah koto, katampek basanda dan batanyo anak kamanakan kususnya kami nan ba Suku Sikumbang,” urainya.

Rahmang menyatakan, Suhatri Bur Datuak Putiah akan di anjuang tinggi di amba gadang, dalam jabatan sebagai Bupati Padang­pariaman maupun sebagai niniak mamak suku Sikumbang. Bahkan dia berha­rap, Suhatri Bur bisa mencapai level kepemimpinan yang lebih tinggi.  “Kami sangat mendukung Mak Datuak Putiah bisa me­mimpin Padangpariaman dua periode, atau mungkin insya Allah menjadi men­teri di kabinet Indonesia periode berikutnya,” tambah Rahmang mendoakan.

Setelah prosesi pe­ngukuhan yang ditandai dengan pemasangan saluak oleh Gubernur Sumbar, pemasangan keris oleh Ketua LKAAM Sumbar, penyerahan tongkat oleh Ketua LKAAM Padangpariaman dan Ketua KAN Kecamatan Enam Lingkung. Kemudian diakhiri dengan makan bersama dengan tradisi bajamba, diikuti seluruh tamu dan undangan serta masyarakat yang hadir.

Untuk diketahui Datuak Putiah Suku Sikumbang Nagari Pakandangan ini, sebelumnya diemban oleh Almarhum Jazir Burhan. Beliau pernah menjabat sebagai Direktur Keguruan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Dan pernah juga menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah Pendidikan dan Kebuda­yaan Provinsi Sumatera Barat. (efa)