PADANG, METRO–Ketua KPU Kota Padang, Riki Eka Putra mengungkapkan, pihaknya sudah menerima sebagian logistik Pemilu 2024 tahap I berupa bilik suara. Logistik yang telah diterima itu berupa alat kelengkapan TPS yang telah dikirimkan dan disimpan di gudang KPU sebanyak 10.400 unit.
“Pengadaan logistik Pemilu 2024 dilakukan dalam dua tahap. Logistik tahap I sudah kami terima sebagian dan disimpan di gudang logistik KPU Padang,” katanya, kemarin.
Dijelaskan, bilik suara itu nantinya akan disebar pada 2.681 TPS yang ada di Kota Padang dengan pembagian setiap TPS mendapatkan empat bilik suara guna mangakomodasi rata-rata 300 pemilih per TPS.
“Minggu depan, KPU Padang juga akan menerima logistik lain berupa kotak suara dan secara bertahap alat kelengkapan logistik tahap I lainnya,” kata Riki.
Ia mengatakan perencanaan dan pengadaan logistik Pemilu 2024 memang dilakukan dalam dua tahap. Tahap I sudah berjalan sementara tahap II menunggu penetapan daftar calon tetap (DCT) yang direncanakan awal November 2023.
“Jadi bulan depan setelah DCT ditetapkan, dimulai perencanaan dan pengadaan logistik tahap II di antaranya berupa surat suara, formulir perolehan suara, formulir rekapitulasi dan kelengkapan lainnya,” katanya.
Riki mengatakan terkait distribusi logistik Pemilu 2024 untuk Kota Padang hingga saat ini berjalan dengan baik dan sesuai dengan jadwal.
“Kita tentu berharap distribusi logistik untuk tahap II juga berjalan dengan baik sehingga pelaksanaan Pemilu 2024 di Kota Padang lancar dan sukses,” katanya.
Pada Pemilu 14 Februari 2024, KPU Kota Padang menargetkan partisipasi pemilih bisa di atas 79,5 persen atau di atas target rata-rata nasional. KPU Kota Padang menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) Kota Padang sebanyak 666.178 orang untuk Pemilu 2024, masing-masing 325.912 pemilih laki-laki dan 340.266 pemilih perempuan.
Di sisi lain, KPU Padang juga menyediakan delapan tempat pemungutan suara (TPS) khusus pada Pemilu 2024 di dua lembaga permasyarakatan (Lapas). Delapan TPS Khusus tersebut disediakan di Lapas Kelas II A Muaro Padang dan Rumah Tahanan Anak Aia.
“Masing-masing lapas disediakan empat TPS khusus untuk menampung pemilik suara yang tengah mendapatkan pembinaan,” katanya.
Ia menyebut penyediaan TPS Khusus tersebut menjadi salah satu upaya KPU Kota Padang untuk meningkatkan persentase pemilih pada Pemilu 14 Februari 2024, karena jumlah pemilih pada dua lapas tersebut cukup banyak.
Total jumlah pemilih warga binaan pada TPS khusus yang ada di Kota Padang berjumlah 1.608 orang dengan rincian pemilih laki-laki 1.444 orang dan pemilih perempuan 164 orang.
“Kita berharap penyediaan TPS Khusus pada dua lapas ini bisa memaksimalkan partisipasi pemilih untuk Pemilu 2024,” katanya. (cr2)






