PADANG, METRO–Rumah dan warung milik pedagang bensin eceran ludes terbakar di Kelurahan Batuang Taba, Kecamatan Lubuk Begalung, Senin (23/10) sekitar pukul 09.00 WIB. Mirisnya, kebakaran itu dipicu api rokok yang menyambar bensin eceran yang dipindahkan dari jeriken ke dalam botol.
Besin yang tersulut api pun langsung menyambar korban Darlis (53) hingga mengalami luka bakar di wajah dan tangan. Beruntung, korban Darlis berhasil menyematkan diri dari musibah kebakaran itu hingga langsung dilarikan ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan.
Namun, karena banyaknya cairan bensin di warung korban, api dengan cepat membesar menyambar satu unit sepeda motor lalu menyebar ke bangunan warung dan rumahnya. Warga setempat dibuat panik melihat besarnya kobaran api dan bahkan sempat terdengar beberapa kali ledakan.
Tak lama berselang, sembilan unit mobil pemadam milik Dinas Kebakaran ota Padang dan satu unit armada milik PT Semen Padang bersama puluhan personel Damkar tiba di lokasi yang merupakan permukiman padat penduduk tersebut. Hampir dua jam berjibaku, kebakaran itu berhasil dipadamkan.
Diceritakan oleh saksi yang bernama Sugito, saat itu dia mengunjungi korban Darlis di warung. Ia pun duduk dan mengobrol dengan korban Darlis yang sedang memindahkan BBM dari jeriken ke dalam botol untuk dijual, namun korban ketika itu sambil merokok.
“Saya sudah sempat melarang, namun korban tidak mau mendengarkan saran saya. Tiba-tiba saja api langsung menyambar korban dan saya spontan melompat ke luar warung untuk menyemalatkan diri. Kejadiannya sangat cepat,” ungkap Sugito.
Sebetulnya, dikatakan Sugito, dirinya juga menjadi korban dalam musibah tersebut. Pasalnya, Sugito yang merupakan warga Berok Nipah tersebut, sepeda motornya juga ikut terbakar.
“Saya ke sana karena berteman dengan saudara korban. Sepeda motor jenis Yamaha Fazio yang saya kendarai kesini juga ikut terbakar,” ucapnya singkat
Terpisah, Kabid Operasional Dinas Damkar Kota Padang, Sutan Hendra mengatakan, pihaknya datang ke TKP setelah mendapatkan laporan dari masyarakat. Menurutnya, pihaknya mengerahkan banyak armada ke lokasi lantaran kebakaran bangunan berada di kawasan padat permukiman penduduk.
“Saksi melihat api dari dalam sebuah rumah, juga sempat terdengar suara ledakan karena korban menjual BBM ketengan, lalu saksi melaporkan ke Damkar Kota Padang,” ungkap Sutan Hendra.
Akibatnya, tiga bangunan lainnya ikut terbakar karena lokasi bangunan yang berdempetan, sehingga api dengan cepat merambat dari bagian atap yang kuda-kudanya terbuat dari kayu.
“Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun empat bangunan yang terbakar yang dihuni oleh 3 KK tersebut, dua KK diantaranya harus mengungsi, dan satu orang lainnya dilarikan ke Puskesmas karena mengalami luka-luka,” ucapnya.
Dijelaskan oleh Babinkamtibmas Kelurahan Batuang Taba, Desmil, setelah mendengar adanya kabar bahwa rumah salah satu masyarakat di daerahnya terbakar, pihaknya langsung datang. Jajaran Polsek Lubuk Begalung juga sudah memasang police line di lokasi.
“Untuk kronologis kejadian, kita mendapatkan informasi bahwa korban saat menyalin bensin sambil merokok. Kami menghimbau kepada masyarakat yang berada di sekitar lokasi untuk tidak merokok, karena di sana masih banyak terdapat sisa-sisa minyak yang sebelumnya terbakar,” tutunya.
Sebagai barang bukti, Polisi mengamankan beberapa botol yang digunakan sebagai wadah menyalin minyak BBM jenis pertalite itu, lalu selanjutnya dibawa ke Kantor. (cr2)






