PADANG, METRO–Komite Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan denda Rp 45 juta buntut ulah supporter. Denda ini dikeluarkan berdasarkan hasil sidang komdis PSSI nomor: 049/050/051/L2/SK/KD-PSSI/X/2023, tanggal 18 Oktober 2023.
Diketahui, pelanggaran tersebut terjadi saat pertemuan Semen Padang FC melawan Sada Sumut FC, Jumat (13/10) malam di Stadion H. Agus Salim Padang.
Hasil sidang Komdis PSSI tersebut menyebutkan adanya 3 pelanggaran yang dilakukan oleh supporter Semen Padang FC yaitu, menggunakan kata—kata yang melecehkan dan atau menghina perangkat pertandingan. Akibatnya, Semen Padang FC didenda Rp 10 juta.
Selanjutnya suporter Semen Padang FC melakukan pelemparan botol air mineral ke arah bench tim Sada Sumut FC yang dilakukan oleh pendukung yang duduk di tribun barat. Komdis PSSI juga menjatuhkan denda Rp 10 juta akibat ulah supporter ini.
Terakhir, suporter Semen Padang FC memasuki area pinggir lapangan pertandingan. Akibat pelanggaran ini, Komdis PSSI menjatuhkan denda sebesar Rp 25 juta, sehingga apabila ditotal Semen Padang FC mendapatkan denda Rp 45 juta dari 3 pelanggaran yang dilakukan oleh supporter.
Menanggapi hal tersebut, CEO PT Kabau Sirah Semen Padang (KSSP) Win Bernadino menerima keputusan tersebut dengan legowo dan berharap kejadian tersebut tidak terulang lagi saat Semen Padang bermain kandang.
“Iya, hal itu benar. Kita sudah terima keputusannya. Memang kejadian itu sudah terjadi. Jangan sampai terulang lagi, karena itu merugikan tim,”ujar Win Bernadino, Jumat (20/10).
Win Bernadino menginginkan Stadion GOR H Agus Salim Padang menjadi tempat yang ramah untuk siapapun yang datang, terutama untuk tim tamu. “Ini menjadi pelajaran bagi kita, bagaimana menjaga sikap. Supaya kita tidak terkena denda lagi,” katanya.
Win Bernadino meminta dukungan dari para suporter dan agar saling menghormati. Selain itu, ada aturan-aturan yang memang harus dipatuhi.
“Ke depan, kita minta semuanya bisa menjaga sikap. Jika tidak, hal ini akan kembali terjadi, apalagi ada siaran live,”pungkasnya. (rom)





