PADANG, METRO–Tuk bermuatan hasil tambang batu bara terbalik di Jalan Lintas Padang-Solok, kawasan Panorama 1 Sitinjau Lauik, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Kamis (19/10) sekitar pukul 05.30 WIB. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kecelakaan tunggal itu berdampak terhambatnya akses lalu lintas kendaraan.
Pasalnya, truk jenis dump berwarna hijau terlihat dalam kondisi terguling di tanjakan ekstrem Sitinjau Lauik menutupi badan jalan dan muatannya berserakan. Akibatnya, kendaraan-kendaraan bertumpuk dan mengular dari arah Solok maupun dari arah Kota Padang.
Polisi dari Polsek Lubuk Kilangan dan Satlantas Polresta Padang yang datang ke lokasi, dibantu masyarakat berusaha mengatur kendaraan kecil agar lewat bergantian untuk mengurai kemacetan. Bahkan, untuk mempercepat proses evakuasi truk, dikerahkan satu unit ekskavator.
Selama proses evakuasi, Polisi pun menyetop semua kendaraan demi keamanan. Setelah hampir tiga jam, truk yang terbalik berhasil dievakuasi dari lokasi. Sedangkan Polisi tetap berada di lokasi untuk mengurai kemacetan parah. Hingga siang, akses lalu lintas di sana sudah kembali normal.
Kapolsek Lubuk Kilangan, Kompol Lija Nesmon mengatakan, kendaraan yang mengalami kecelakaan tunggal itu adalah truk pengangkut batu bara BA 9149 JU. Truk dikemudikan oleh Jamhur (45) warga Dhamasraya dengan tujuan Kota Padang.
“Kecelakaan bermula saat truk datang dari arah Solok menuju Kota Padang. Sesampai di TKP, ban truk pecah dan langsung rebah kuda ke arah kiri. Beruntung sopir berhasil keluar dari truk dengan selamat. Hanya saja sopir mengalami luka di bagian tangan dan kepala,” ujarnya.
Menurut Kompol Lija, pascakecelakaan, pihaknya bersama jajaran langsung mendatangi lokasi lantaran truk terbalik menghambat akses jalan. Pihaknya kemudian berusaha mendatangkan alat berat ke lokasi untuk mempercepat evakuasi truk yang terguling.
“Proses evakuasi memang butuh waktu karena muatan truk sekitar 30 ton dan berserakan di jalan. Dampak dari kecelakaan ini kendaraan dari arah Solok maupun sebaliknya mengular hingga beberapa Kilometer selama proses evakuasi. Hampir 3 jam baru akses lalu lintas kembali normal ,” ungkapnya.
Sementara itu Kasat Lantas Polresta Padang AKP Alfin mengatakan, personel BM telah diturunkan untuk mengatur arus lalu lintasdi Panorama I, dibantu jajaran Polsek Lubuk Kilangan.
“Kita melakukan sistem buka tutup, arus lalu lintas padat di Sitinjau Lauik saat proses evakuasi truk. Siang saya dapat laporan truk sudah dievakuasi dan akses lalu lintas sudah lancar kembali,” tutupnya. (cr2)





