METRO SUMBAR

Inovasi Guru SMPN 6 Sungai Nyalo Koto XI Tarusan, Gamifikasi untuk Meningkatkan Literasi dan Numerasi dalam Kurikulum Merdeka

1
×

Inovasi Guru SMPN 6 Sungai Nyalo Koto XI Tarusan, Gamifikasi untuk Meningkatkan Literasi dan Numerasi dalam Kurikulum Merdeka

Sebarkan artikel ini
FOTO BERSAMA—Para peserta pelatihan dan dosen foto bersama usai kegiatan dalam rangka mendukung implementasi Kurikulum Merdeka

Dalam rangka mendu­kung implementasi Kurikulum Merdeka dosen-dosen Universitas Negeri Padang melalui LPPM-UNP meluncurkan program pengabdian dengan pemberian pe­latihan terhadap seluruh guru SMPN 6 Sungai Nyalo Koto XI Tarusan.

Pendampingan program literasi dan numerasi ini merupakan bagian dari salah satu upaya se­kolah untuk memperkuat kualitas pembelajaran, me­ning­kat­kan minat baca dan pemahaman siswa ter­kait angka dengan meng­gunakan pen­dekatan gamifikasi.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi para siswa melalui pendekatan gamifikasi yang atraktif, guru yang telah mendapatkan pelatihan, siap untuk mengimplementasikannya dalam pembelajaran.

Gamifikasi adalah pen­dekatan pembelajaran yang menggunakan elemen permainan untuk me­ningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa. Dalam konteks ini, gamifikasi digunakan untuk memfasilitasi pembelajaran literasi dan numerasi oleh guru.

Dengan demikian, gu­ru-guru di SMPN 6 Sungai Nyalo Koto XI Tarusan dapat mengembangkan stra­tegi pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif. Melalui penggunaan e­lemen permainan, seperti poin, level, dan tantangan, guru dapat memotivasi siswa untuk lebih aktif da­lam proses belajar.

Program pendampi­ngan ini melibatkan ber­bagai kegiatan, seperti pe­latihan, lokakarya, dan sesi tanya jawab.

Pengabdian yang dike­tuai oleh Elfa Michellia Karima, M. Pd., dan didam­pingi oleh dua narasumber yang merupakan dosen UNP, yakni Firza, M. Pd. dan Zaky Farid Luthfi, M. Pd., memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi guru mengenai pentingnya literasi dan numerasi da­lam proses pembelajaran. Mereka juga akan diajak untuk mengembangkan strategi pengajaran yang inovatif dan menarik menggunakan pendekatan ga­mifikasi.

Dalam pelaksanaannya, program ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Dinas Pendidikan, dan SMPN 6 Sungai Nyalo Koto XI. Kolaborasi antara semua pihak diharapkan dapat menciptakan lingku­ngan belajar yang kondusif dan mendukung bagi para guru untuk dapat mengimplemenatasikan literasi dan numerasi dalam pembelajaran.

Salah satu contoh implementasi pendekatan gamifikasi dalam program literasi ini adalah penggunaan metode anagram yang dirancang khusus untuk membantu guru dalam mengembangkan materi pembelajaran yang menarik.

Metode ini dilengkapi dengan fitur-fitur seperti kuis interaktif, teka-teki kata, dan tantangan membaca.

Dalam permainan ini, siswa harus mencari anagram dari kata yang diberikan, yaitu kata-kata yang dapat dibentuk dengan mengacak urutan huruf yang ada. Ini melatih pemahaman kata dan kemampuan berpikir kreatif.

Guru-guru dapat menggunakan metode ini sebagai alat bantu untuk membuat pembelajaran lebih menyenangkan dan efektif.Program pendam­pingan literasi bagi guru SMPN 6 Sungai Nyalo Koto XI Tarusan melalui gamifikasi diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi proses pembelajaran di sekolah.

Terutama bagi pening­katan minat baca siswa dan peningkatan partisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran. Program pendampingan literasi dan numerasi bagi guru SMPN 6 Sungai Nyalo Koto XI Tarusan melalui gamifikasi ini merupakan salah satu inovasi yang diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah ini.  Diharapkan program ini dapat men­jadi contoh bagi se­kolah-sekolah lain dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang inovatif dan efektif. (***)