METRO PADANG

Wujudkan Optimalisasi Keterbukaan Informasi, ASN Dibekali Ilmu ­Jurnalistik dan Sosial Media Manajemen

0
×

Wujudkan Optimalisasi Keterbukaan Informasi, ASN Dibekali Ilmu ­Jurnalistik dan Sosial Media Manajemen

Sebarkan artikel ini
BELAJAR ILMU JURNALISTIK— Ratusan ASN Pemko Padang mengikuti pelatihanm jurnalistik dan sosial media manajemen, sebagai langkah dan upaya menyiapkan tenaga ASN yang terampil dan kompeten dalam menyajikan informasi.

AZIZ CHAN, METRO–Sebagai bentuk mewujudkan optimalisasi keterbukaan informasi, Badan Ke­pega­waian dan  Pe­ngem­­ba­ngan Sumber Da­ya Manusia (BPKSDM) Kota Padang me­nyelenggarakan Pelatihan Jurnalistik dan Sosial Me­dia Manajemen bagi ASN di lingkungan Pemko Padang.

Pelatihan tersebut sebagai upaya menyiapkan tenaga ASN yang terampil dan kompeten dalam menyajikan informasi. Kepala BKPSDM, Mairizon menyebut perkembangan dunia digital telah mampu menghadirkan berbagai macam teknologi yang memudahkan mengakses informasi, masuknya internet membuat siapa saja membangun komunikasi melalui media sosial.

“Dengan memanfaatkan medsos, pemerintahan dapat menginformasikan kepada publik. Melalui pelatihan ini dapat memberikan dampak bagi perbaikan pemerintahan da­lam sistem manajemen melalui penggunaan sosial media sekaligus  mening­katkan kualitas pelayanan publik,” jelas Mairizon saat memberi sambutan di Youth Centre Aziz Chan, Senin (16/10).

Dikatakannya, hal ini merupakan upaya pemerintah agar masyarakat mengetahui apa yang telah dikerjakan pemerintah.

Baca Juga  1 Tahun Jelang Penas KTNA XVI, Wagub Minta Progres Persiapan Dipercepat

“Keterbukaan informasi publik merupakan kebu­tu­­han pokok, sehingga men­­­dorong partisipasi serta meningkatkan peran aktif masyarakat. Apa yang dikerjakan dapat dijadikan informasi kepada ma­sya­rakat,” tutur Mairizon.

Kepala Dinas Kominfo Kota Padang yang diwakili Sekretaris Dinas Kominfo, Titin Masfetrin mengatakan secara umum  ASN mempunyai tugas yaitu membantu masyarakat dan men­sejahterakan ma­sya­rakat. Kedua tugas ter­sebut tidak mampu berjalan tanpa adanya partisipasi ma­sya­rakat untuk mencapai kinerja yang optimal.

“Publikasi dibutuhkan oleh semua sektor termasuk di pemerintahan. Pemerintahan membutuhkan publikasi yang tepat dan memadai untuk mendapatkan kinerja yang optimal,” katanya.

Dijelaskannya, butuh partisipasi dari masya­rakat untuk ikut membantu pencapaian kinerja pemerintah. Partisipasi ma­sya­rakat didapatkan jika masyarakat mendapatkan informasi yang memadai terkait dengan kinerja yang dilakukan.

“Kita perlu menampilkan lewat informasi, butuh menyampaikan informasi dengan benar. Maka  akan timbul mindset dari masya­rakat, pemerintah kota itu ada dan siap untuk melayani.  Sehingga lahirnya partisipasi masyarakat pada rencana kerja yang telah disusun oleh pemerintah. Karena pemerintah kota tidak mampu melakukan ini sendiri,” imbuhnya.

Baca Juga  Stok Berkurang, Harga Ayam Melambung 

Sementara itu Kabid  Pengembangan Aparatur, Yuli Irawati menyebutkan dengan pelatihan ini akan memperkaya perspektif dan wawasan sehingga dapat melaksanakan tugasnya sebagai aparatur yang diamanahkan seba­gai admin media sosial yang berkompeten di bi­dang jurnalistik dan sosial media manajemen.

“Terwujudnya optimalisasi keterbukaan informasi dan meningkatkan nilai keterbukaan informasi pa­da Badan Publik untuk Pemerintahan Kota Padang,” tutupnya.

Adapun sebanyak 104 orang yang mengikuti pelatihan dibagi menjadi IV angkatan. Angkatan I  dimulai 16-25 Oktober, angkatan II 23-27 Oktober, angkatan III 30 Oktober-3 November dan angkatan IV 6 November-10 November.  Dengan narasumber dari Classy Media, Andika Destika Khagen (Trainer Jurnalistik) dan  Desbi Sugari (Trainer  Social Media). (cr2)