SOLOK, METRO–Balai Benih Ikan (BBI) Kota Solok dituntut mencari inovasi untuk menggenjot produksi sesuai target. Ikan hias berupa ikan Koi hasil inovasi Balai Benih Ikan Kota Solok juga telah tersedia untuk dipesan. Saat ini tidak hanya bibit ikan nila hitam saja yang diproduksi. Namun juga bibit ikan nila merah dan ikan mas.
Balai Pembenihan yang diresmikan pada Tahun 2009 lalu ini bertujuan untuk menyediakan bibit ikan dan menjadi pusat peningkatan sumber daya manusia perikanan. Saat ini BBI mempunyai cabang yang terletak di komplek Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Lubuk Sikarah di Tanah Garam. Balai benih yang nantinya dilintasi jalan lingkar utara ini aktif membina kelembagaan perikanan mulai dari Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan), Kelompok Pengawas Masyarakat Perikanan (Pokwasmas) dan Kelompok Pengolah dan Pemasar Ikan (Poklahsar).
Riri Kurniawan Kepala Balai Benih Ikan Kota Solok mengatakan, balai ini pernah memperoleh nominasi lima terbaik nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.
Menurutnya, Pemko Solok terus mendukung upaya-upaya yang telah dilakukan oleh Balai Benih Ikan Kota Solok untuk melakukan pengembangan.
“Bagi Petani Ikan dan Pokdakan yang membutuhkan bibit, BBI Kota Solok siap menyediakan dengan harga sesuai Perwako yang berlaku. Tidak hanya untuk pembudidaya ikan Kota Solok saja, tapi seluruh pembudidaya ikan yang membutuhkan bibit ikan terutama bibit ikan nila merah dipersilakan memesan,” ujarnya.
Saat ini benih yang tersedia di balai benih ini adalah benih ikan nila merah sebanyak 25.000 ekor ukuran 3-5 cm dan Ikan Mas sebanyak 3.000 ekor dengan ukuran yang sama. (vko)






