Brunei Darussalam akan berhadapan dengan Timnas Indonesia pada leg kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Sultan Hassanal Bolkiah. Laga Brunei vs Indonesia akan dimainkan pada Selasa 17 Oktober 2023, mulai pukul 19.15 WIB.
Meskipun menjadi tuan rumah, Brunei Darussalam bisa dibilang bukan unggulan pada laga ini. Sebab, secara kualitas, Brunei masih di bawah Indonesia. Terbukti, mereka kalah 0-6 pada leg pertama.
Indonesia datang dengan kepercayaan diri yang tinggi. Selain menang telak pada leg pertama, Skuad Garuda juga mendapat tambahan kekuatan. Rafael Struick dan Edo Febriansah yang absen pada leg pertama dipastikan dalam kondisi siap bermain.
Indonesia juga bertekad untuk tetap tampil serius walau sudah unggul agregat 6-0 hasil leg pertama.
“Saya tidak akan main bertahan. Kami akan tetap main menyerang, kami akan mengincar untuk mencetak banyak gol lagi, dan tetap menerapkan pressing yang ketat,” kata pelatih Shin Tae-yong.
Tidak ada pemain Brunei yang menonjol pada laga leg pertama lawan Indonesia. Namun, ada satu pemain yang bisa membendung agresivitas Timnas Indonesia yakni bek tengah Yura Indera Putera.
Yura Indera punya kemampuan bertahan yang cukup bagus. Bek tengah 27 tahun tersebut punya pengalaman yang cukup panjang. Nah, jika para penyerang Indonesia tidak fokus, Yura Indera mungkin akan jadi tembok kokoh di lini belakang Brunei.
Di kubu Indonesia, Dimas Drajad tentu saja jadi pemain kunci. Penyerang 26 tahun tampil luar bisa pada leg pertama. Dimas Drajad dalam momentum yang positif dan mungkin akan menjadi teror bagi Yura Indera dan kolega.
Dimas Drajad bisa dibilang tipe penyerang yang lengkap. Dia aktif bergerak dan punya naluri gol tinggi.
Timnas Indonesia di bawah asuhan Shin Tae-yong mayoritas masih menggunakan para pemain pada leg 1. Rizky Ridho, Marc Kok, dan Elkan Baggott, kemungkinan besar masih tetap jadi andalan. Di sisi lain, Timnas Brunei kemungkinan besar juga masih menggunakan pemain yang sama.
Dalam urusan menggedor gawang lawan, Timnas Indonesia diprediksi masih mempercayakan kepada Dimas Drajad. Terlebih ia sudah menunjukkan ketajamannya pada leg 1. Penyerang Persikabo 1973 itu sukses menorehkan hattrik.
Pilihan penyerang kedua kemungkinan besar jatuh kepada Ramadhan Sananta. Ketika leg 1 lalu, pemain muda kelahiran 2002 itu berhasil menyumbang brace. Sananta bisa menjadi pendamping Dimas di lini depan Timnas Indonesia.
Dimas dan Sananta dapat disokong para gelandang kreatif di tengah. Marc Klok dan Sandy Walsh bisa kembali jadi double pivot. Keduanya dapat menjadi penyambung antarlini yang baik di skuad Garuda.
Namun demikian opsi alternatif pelatih Shin Tae-yong kemungkinan tidak sebanyak leg 1. Gelandang muda Merah Putih, Marselino Ferdinan, dipastikan masih absen untuk pertandingan leg 2. Pemain KMSK Deinze (Liga 2 Belgia) tersebut masih dibekap cedera.
“Dia masih cedera, jadi untuk jaga kondisi pemain yang bersangkutan, saya tidak membawanya,” ungkap Shin Tae-yong, dikutip dari laman PSSI.
Selain itu, Edo Febriansyah dan Rafael Struick sejatinya juga tengah dalam kondisi cedera. Hanya saja cedera kedua pemain itu dianggap lebih ringan. Oleh karenanya Edo dan Rafael tetap dibawa ke Brunei Darussalam.
Kehilangan Marselino membuat Timnas Indonesia hanya diperkuat 25 pemain di leg ke-2. Kondisi tersebut tak menyurutkan Timnas Indonesia untuk tampil dengan kekuatan terbaik.
Mayoritas skuad Garuda masih bisa diturunkan. Pada barisan belakang, Elkan Baggott dan Rizky Ridho berpeluang menjadi pilar utama tim. Di samping kemampuan defensif, kedua bek tengah itu juga cakap dalam membangun permainan dari belakang.
Elkan dan Rizky tidak sendiri. Mereka diapit oleh wing back andalan, yaitu Pratama Arhan dan Asnawi Mangkualam. Kedua pemain itu bisa diandalkan dalam membantu pertahanan maupun menyerang.
Di kubu seberang, Mario Rivera selaku pelatih Timnas Brunei berpeluang masih mempercayakan posisi penjaga gawang kepada Haimie Nyaring, untuk pertandingan leg 2 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia round-1.
Kendati pada leg pertama Haimie kebobolan sampai 6 kali, akan tetapi dalam laga tersebut kiper milik DPMM FC itu juga mampu melakukan sejumlah penyelamatan.
Sebagai jenderal lini belakang, tim tuan rumah berpeluang masih bertumpu kepada Abdul Sisa dan Muhammad Hamir. Akan tetapi Muhammad Hirzi Zulfaqar juga menjadi opsi yang bisa dipertimbangkan.
Sementara di barisan depan Timnas Brunei dapat mempercayakan kepada Adi Said. Tuan juga dapat menumpuk lebih banyak gelandang bernaluri menyerang dalam formasi 4-5-1, jika mereka ingin mengejar ketertinggalan agregat. (*/rom)
Prediksi Susunan Pemain
Timnas Indonesia (4-4-2): Ernando Ari; Asnawi Mangkualam, Rizky Ridho, Elkan Baggott, Shayne Pattynama; Saddil Ramdani, Sandy Walsh, Ricky Kambuaya, Dendy Sulistyawan; Ramadhan Sananta, Dimas Drajad.
Pelatih: Shin Tae-yong
Brunei Darussalam (4-5-1): Haimie Nyaring; Najib Tarif, Fakharrazi Hassan, Afi Aminuddin, Yura Indera Putera; Azwan Ali Rahman, Hendra Azam Idris, Nazirrudin Ismail, Hakeme Yazid Said, Haziq Kasyful; Khairil Shahme Suhaimi.
Pelatih: Mario Rivera






