AGAM, METRO–Upaya mencegah terjadinya stunting pada anak di Nagari Balingka, Kabupaten Agam, para tenaga ahli kesehatan Universitas Muhammadiyah (UM) Sumatera Barat (Sumbar), kembali meluncurkan program pembuatan puding strawberry. Sebuah inovasi dalam bentuk cemilan kaya nutrisi yang dapat dikonsumsi oleh anak.
Program puding strawberry tersebut disosialisasikan di kegiatan pengabdian pada masyarakat (PPM) dosen Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat baru baru ini. Sosialisasi diiringi langsung dengan pelatihan pembuatan puding strawberry sebagai cemilan kaya Nutrisi. “Pelatihan pembuatan puding strawberry tersebut dengan tujuan mencegah stunting di Nagari Balingka Kabupaten Agam,”ujar Salah seorang Dosen UM Sumatera Barat Pagdya Haninda Nusantri Rusdi, S.ST.,M.Biomed.
Pagdya Haninda Nusantri Rusdi, adalah dosen D-III Kebidanan Fakultas Kesehatan di salah satu perguruan tinggi swasta terbaik di Sumatera Barat yaitu Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat.
Dikatakannya, kegiatan pencegahan kasus stunting tersebut Pagdya Haninda mengatakan dirinya turun ke lapangan bersama tim (PPM) melibatkan Kartika Mariyona, S.ST., M.Biomed dan Mega Ade Nugrahmi, S.ST., M.Keb dengan tema “Pelatihan Pembuatan Puding Strawberry Sebagai Cemilan Kaya Nutrisi Guna Mencegah Stunting” di Nagari Balingka Kabupaten Agam Sumatera Barat”.
Kegiatan PKM ini bertujuan untuk memberikan pelatihan khususnya kepada seluruh kader posyandu dalam membuat puding strawberry sebagai cemilan kaya nutrisi . Kegiatan PPM ini terlaksana berkat pendanaan Hibah Internal oleh Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat Tahun 2022.
Dalam kegiatan PPM ini juga turut melibatkan Ibu Wali Nagari Balingka Febriyani, Bidan Desa Nagari Balingka dan Ibu-Ibu perwakilan setiap kader posyandu di Nagari Balingka Kabupaten Agam.
Febriyani mengungkapkan ribuan terimakasih banyak kepada dedikasinya Tim PPM yang sudah menggelar kegiatan sekaligus memberikan pembekalan bagi warga terkait pencegahan stunting.
Ditambahkan juga oleh bidan Rahmi selaku bidan desa di Nagari Balingka Kabupaten Agam.”Kami sangat apresiasi sekali atas kehadiran Tim PPM yang sudah datang kesini, yang sudah mau berbagi ilmu dan memberikan motivasi kepada kita semua sehingga nanti masalah stunting yang menjadi masalah utama kesehatan di Nagari Balingka dapat kita atasi secara bersama-sama,” ujarnya.
Ketua tim PPM Pagdya Haninda berharap seluruh kader posyandu harus mampu membuat, mengaplikasikannya serta mampu berbagi ilmu kepada sesama ibu balita khususnya ibu balita yang mempunyai anak balita stunting serta mampu mengembangkan keahlian yang sudah didapatkan dari PPM. “Semoga bermanfaat serta pudding strawberry ini menjadi cemilan wajib setiap posyandu dan ibu balita juga mampu membuat secara mandiri pudding strawberry ini dirumah,”harapnya.(rmd)






