BERITA UTAMA

Tenggelam di Sungai Batang Anai, Satu Pekerja Tol Ditemukan Tewas, Temannya masih Dicari

4
×

Tenggelam di Sungai Batang Anai, Satu Pekerja Tol Ditemukan Tewas, Temannya masih Dicari

Sebarkan artikel ini
EVAKUASI— Korban Jayus Gustomi (28) yang ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam di Sungai Batang Anai dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan.

 

PDG. PARIAMAN, METRO —Satu dari dua pekerja tol yang dilaporkan hilang tenggelam saat berenang memburu biawak di Sungai Batang Anai, Korong Kali Aia, Nagari Sungai Buluah Barat, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padangpariaman, berhasil ditemukan, Rabu (11/10) sekitar pukul 22.30 WIB.

Sayangnya, saat ditemukan Tim SAR gabungan, pekerja tol bernama Jayus Gustomi (28), kondisinya sudah meninggal dunia. Korban ditemukan sekitar 500 meter dari lokasi ia tenggelam. Sedangkan korban bernama Kuat (55), belum juga ditemukan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Padang Pariaman, Helmi membenarkan telah ditemukan salah seorang korban yang tenggelam pada Selasa sore (10/10). Korban ditemukan Tim SAR gabungan setelah pencarian hari kedua .

“Satu korban bernama Jayus Gustomi (28) sudah ditemukan. Kondisinya meninggal dunia. Sementara korban Kuat masih belum ditemukan. Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakusi oleh Tim SAR Gabungan,” jelasnya, Kamis (12/10).

Dikatakan Helmi, korban Jayus Gustomi ditemukan ada sekitar 500 meter dari lokasi tenggelam pertama kali. Pasalnya, korban tenggelam di Nagari Sungai Buluah Barat dan ditemukan di Nagari Sungai Buluah Selatan.

Baca Juga  Masyarakat Sipil Sumbar Minta Jokowi Batalkan Pemecatan 57 Pegawai KPK

“Saat ini tim masih melakukan pencarian terhadap korban satunya lagi. Hari ketiga, areal pencarian diperluas dengan menyisiri aliran Sungai Batang Ani. Hingga pukul 18.00 WIB, korban Kuat belum ditemukan. Semoga korban satunya lagi juga berhasil ditemukan pada pencarian hari keempat,” harapnya.

Sebelumnya, nasib tragis dialami dua pekerja pembangunan Tol Padang-Sicincin. Pasalnya, mereka hilang tenggelam saat mandi-mandi di Sungai Batang Anai, Korong Kali Aia, Nagari Sungai Buliah Barat, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padangpariaman.  Kedua korban bernama Kuat (55) dan Jayus Gustomi (28) yang sama-sama berasal dari Lampung Tengah, Provinsi Lampung.

Sekretaris BPBD Padang Pariaman, Edison mengatakan, kedua pekerja tol hilang tenggelam pada Selasa (10/10) sekitar pukul 15.25 WIB. Keduanya berada di sana dengan tujuan mandi-mandi, meski warga setempat sudah melarang mereka.

“Menurut informasi, korban Kuat terakhir dilihat memakai baju coklat rompi hijau, sedangkan Jayus memakai baju biru rompi kuning. Keduanya ini pekerja pembangunan tol Padang-Sicincin,” ungkap Edison kepada wartawan, Rabu (11/10).

Dijelaskan Edison, kejadian itu berawal pada saat saksi mata yang sedang memancing di pinggir sungai tersebut. Saksi melihat salah satu korban memburu biawak di sungai. Pasalnya, korban diduga tidak bisa berenang sehingga ketika itu korban mintak tolong ke teman yang di pinggir sungai.

Baca Juga  Audy Joinaldy: Pelajaran BAM akan Diefektifkan agar Adat Minangkabau tidak Diinjak-injak

“Teman korban yang berada di pinggir saat itu langsung memberi pertolongan, hanya saja keduanya tidak muncul lagi ke permukaan. Sebelumnya kedua koban sudah diperingatkan oleh masyarakat sekitar jangan mandi di sungai karena airnya dalam,” ungkap Edison.

Edison menuturkan, dua temannya yang lain berhasil selamat dalam kejadian itu karena tidak sempat menceburkan diri ke sungai. Mereka bernama Krisyantoro (35) dan Aditia Yuda Pratama (19) yang juga pekerja Tol asal Lampung. (ozi)

Nasib tragis dialami dua pekerja pembangunan Tol Padang-Sicincin. Pasalnya, mereka hilang tenggelam saat mandi-mandi di Sungai Batang Anai, Korong Kali Aia, Nagari Sungai Buliah Barat, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padangpariaman.

Sayangnya, hingga Rabu (11/10), Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian dengan menyisir aliran sungai tersebut, belum berhasil menemukan kedua korban bernama Kuat (55) dan Jayus Gustomi (28) yang sama-sama berasal dari Lampung Tengah, Provinsi Lampung. (ozi)