METRO SUMBAR

Penyaluran Dana Pokir, Ketua DPRD Pariaman Biayai BPJS Ketenagakerjaan 110 Ribu Pencari Nafkah

0
×

Penyaluran Dana Pokir, Ketua DPRD Pariaman Biayai BPJS Ketenagakerjaan 110 Ribu Pencari Nafkah

Sebarkan artikel ini
SALURKAN DANA POKIR— Ketua DPRD Kota Pariaman Harpen Agus Bulyandi salurkan dana pokok pikiran (pokir) untuk biayai 110 ribu BPJS Ketenagakerjaan para pencari nafkah di Pariaman

PARIAMAN, METRO–Ketua DPRD Kota Pa­riaman Harpen Agus Bul­yandi salurkan dana pokok pikiran (pokir) untuk biayai 110 ribu BPJS Ketenagakerjaan para pencari nafkah di Pariaman. Para pencari nafkah ini terdiri dari ma­syarakat yang aktif bekerja dengan penghasilan di bawah upah minimum pekerja. Seperti tukang ojek, petani, nelayan, kuli bangunan dan ragam pekerjaan lainnya di luar ASN, TNI dan Polri.

Andy Cover sapaan akrabnya, menyebut program BPJS Ketenagakerjaan untuk 110 pencari nafkah di Pariaman ini, merupakan bentuk aksi nyata darinya atas kecemasan masyarakat.

“Kita tahu dunia kerja memiliki tantangan ma­sing-masing, sehingga sa­ngat perlu jaminan bagi mereka saat bekerja,” je­lasnya, Selasa (10/10).

Baca Juga  Jadi Ajang Penjaringan Atlet, Ratusan Peserta Ikuti Kejurprov Taekwondo Se-Sumbar

Pokir ini lebih utama ditujukan pada para pencari nafkah yang mengalami kondisi ekonomi tidak satbil dan rendah.

Penerima BPJS ini sesuai pendataan yang dilakukan pihaknya, bagi yang belum terdata bisa mendaftarkan diri di kelurahan atau desa masing-masing.

Melalui Pokir ini, Andi Cover akan menanggung premi para peserta selama empat bulan ke depan se­besar Rp 18.600 per bulan.

Selain dana Pokir, ia juga mengalokasikan CSR perusahaannya untuk membiayai premi tersebut. “Kami berharap ini bisa menjamin para pencari nafkah dan tidak takut lagi dalam menjalani pekerjaan,” jelasnya.

Baca Juga  Kunjungi Padang Panjang, BNPB Gelar Demo Sistem Peringatan Dini

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pariaman Dwi Emanto Rahman, mengatakan, pembagian ini me­nyasar para pekerja ren­tan, melalui dana pokok pikiran.

Dia menyebut dari 45 ribu orang angkatan kerja di Kota Pariaman, sampai saat ini baru 7 ribu orang yang memiliki BPJS Ketenagakerjaan. “Ini adalah bentuk kerjasama kami de­ngan Ketua DPRD Kota Pa­riaman, supaya seluruh pekerja di Kota Pariaman terlindung,” terangnya.

Penerima BPJS ketenagakerjaan Jefri Iswanto, mengaku sangat terbantu. Menurutnya selain pencari nafkah program ini juga bisa dirasakan oleh keluarganya. (ped)