Di bawah kepemimpinan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, dunia pendidikan di Sumbar mengalami kemajuan yang cukup pesat. Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan siswa-siswi Sumbar menorehkan prestasi yang mengharumkan nama Sumbar di tingkat nasional dan internasional.
Prestasi yang diraih tersebut tidak terlepas dari kerja keras pembinaan yang dilakukan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumbar, Barlius beserta jajaran. Semua tidak terlepas dari komitmen tinggi dari Gubernur Sumbar yang konsen memajukan dunia pendidikan di daerah ini.
Berkat prestasi yang diraih siswa-siswi Sumbar, tahun 2023 ini peringkat Sumbar naik secara nasional. Seperti untuk perlombaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Sumbar tahun ini menempati posisi 7 dari sebelumnya peringkat 17 secara nasional. Sedangkan untuk Olimpiade Sains Nasional (OSN) Sumbar menempati posisi 9 dari sebelumnya peringkat 16 secara nasional.
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah memberikan apresiasi atas pencapaian prestasi bidang pendidikan tersebut. Apresiasi dalam bentuk penyerahan piagam penghargaan kepada 50 siswa berprestasi tingkat SD/MI, SMP/MTS, SMA/MAN, SMK, dan SLB.
“Prestasi yang diraih ini bukti anak-anak Sumbar mampu bersaing dan mampu menjadi yang terbaik di tingkat nasional hingga internasional,” ucap Mahyeldi di hadapan 50 Siswa Sumbar yang berhasil meraih prestasi pada kompetisi yang dikelola oleh Kemendikbud, Kemenpora, dan Kemenag sepanjang tahun 2023, Rabu (11/10).
Mahyeldi juga mengatakan, prestasi yang diraih juga membuktikan 50 siswa tersebut bukan generasi sembarangan, melainkan generasi spesial yang menuai prestasi sebagai buah dari komitmen, kerja keras, dan kerja sama yang baik antar siswa, guru, dan orang tua. Serta, kembali menegaskan bahwa Sumbar adalah lumbung bagi kelahiran generasi muda terbaik bagi bangsa.
“Sejarah telah mencatat, putra-putri Sumbar di masa lalu adalah para pejuang, pendiri, proklamator, dan penyelamat bagi bangsa ini. Tradisi tokoh bangsa ini yang harus ananda sekalian lanjutkan. Terus belajar dan mengukir prestasi. Serta, kepada orang tua dan guru, mari terus mempersiapkan anak-anak kita. Sebab, ada tiga rumah yang sangat menentukan generasi kita, yaitu Rumah Tangga, Rumah Sekolah, dan Rumah Ibadah,” ucapnya.
Pemprov Sumbar, sambung Mahyeldi, juga terus mengoptimalkan penganggaran untuk sektor pendidikan, di mana saat ini lebih dari 30 persen APBD Sumbar diperuntukkan bagi sektor tersebut. Itu belum termasuk alokasi beasiswa dari Baznas Sumbar yang mencapai Rp12,5 miliar per tahun, beasiswa Baznas Kabupaten/Kota, serta berbagai jenis beasiswa lain dari pemerintahan mau pun swasta.
“Mestinya tidak ada alasan lagi bagi siswa kita untuk fokus belajar dan meraih prestasi. Ayo tempa diri ananda sekalian, sebab kalian adalah calon pemimpin, yang akan memimpin bangsa ini di masa yang datang, serta mewujudkan visi Indonesia Emas sebagai satu dari empat negara terbesar di dunia pada tahun 2024,” ucapnya.
Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Barlius menerangkan, 50 siswa yang mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari Pemprov Sumbar tersebut berasal dari berbagai Kabupaten/Kota di Sumbar. Para siswa dari tingkat sekolah dasar, menengah pertama dan menengah atas itu berhasil meraih prestasi di berbagai ajang dan kompetisi tingkat nasional dan internasional.
“Di antaranya, ada para peraih medali di ajang O2SN, OSN, FLS2N, Fiksi, KSM, hingga ajang internasional Astro Physic di Polandia, di mana salah satu siswa asal Sumbar berhasil mengibarkan Merah Putih di sana. Selain itu, juga diserahkan penghargaan bagi siswa kita yang menjadi anggota Paskibraka saat Upacara 17 Agustus lalu di Istana Negara, serta perwakilan siswa tingkat SMP yang akan berlaga pada turnamen Sepakbola antar SMP tingkat nasional,” ucap Barlius.
Dalam kesempatan itu, Pemprov Sumbar juga menerima bantuan program pendidikan tahap I tahun 2023 dari Baznas Sumbar senilai Rp5.395. 000.000, yang ditujukan bagi 5.395 siswa tingkat SMA/SMK/SLB se-Sumbar. Bantuan itu diserahkan secara simbolis oleh Ketua Baznas Sumbar, Buchari, kepada Gubernur Sumbar, yang kemudian menyerahkan pula secara simbolis kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar. (***)





