MENTAWAI, METRO–Festival Pesona Mentawai (FPM) 2023 pada Perayaan hari Jadi Kabupaten Kepulauan Mentawai (Punen Laggai) ke 24 tahun resmi ditutup. FPM 2023 itu resmi ditutup Penjabat Bupati Kepulauan Mentawai, Fernando J Simanjuntak di tempat terselenggaranya kegiatan di Kawasan Wisata Mapaddegat, Desa Tuapeijat, Kecamatan Sipora Utara.
Penjabat Bupati Mentawai, Fernando J Simanjuntak pada sambutannya menyampaikan, FPM 2023 dalam punen laggai membuat animo Masyarakat besar. Hal itu terlihat dengan banyaknya pengunjung berdatangan ke lokasi acara. “Partisipatisan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) turut berkontribusi dalam memeriahkan acara,” ungkap Fernando J Simanjuntak.
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Mentawai, Jhoni Anwar menyebutkan, terdapat 230 UMKM berpartisipasi dalam kegiatan. Masing-masing UMKM bergerak dibidang kuliner, kerajinan dan ekonom kreatif serta usaha penginapan. “Jumlah pengunjung lebih dari dua ribu jiwa perhari,” ujar Penjabat Bupati Kepulauan Mentawai itu.
Jhoni Anwar menyebutkan, ucapan terima kasih kepada rekan rekan pers. Kami sudah koordinasi dengan ketua setelah kembali dari Siberut. Kegiatan Festival Pesona Mentawai 2023 ini adalah kegiatan pertama setelah tiga tahun tidak terlaksana semejak 2020, 2021, 2022 tidak terlaksana karena pandemi covid. “Barulah 2023 ini kegiatan terlaksana. Itupun anggaran kita baru masuk pada anggaran pergeseran diperobahan,” ujar Jhoni Anwar.
Dikatakan Jhoni, Ketika FPM disatukan dengan hari jadi ulang tahun Kabupaten Kepualauan Mentawai yang diawali sidang paripurna, kami dinas pariwisata yang sebelumnya hanya sebatas panitia yang tercantum di SK panitia. Namun sekarang betul betul aktif seluruh OPD, kapanitiaan kita lebih kurang sekitar seratus dua puluh dua orang itu yang ada dalam kepanitiaan.
Sementara yang di luar masih banyak ada tim keamanan dan semacamnya. Kemudian masing masing lo lo nya, kita tambahkan lagi dari semua dinas termasuk Kecamatan Sipora Utara. “Untuk tahun sekarang melihat progres nya kita pariwisata persiapannya dari dua bulan yang lalu bergabung dengan OPD baru satu bulan sebelum pelaksanaan. Semuanya berjalan lancar sesuai harapan kita semua,” akunya.
Rafael Sarimurat sebagai penanggung jawab pelaksana teknis kegiatan menjelaskan dalam kegiatan FPM, anggaran yang sudah kita anggarkan segala unsur kita fikirkan termasuk teman teman juga bagaimana konsep kita adalah anggaran kita yang berputar di sekitar Mentawai.
Perkiraan anggaran Rp1,3 Miliar, walaupun banyak yang menyampaikan Rp1,5 Miliar. Namun kondisinya sekarang Rp1,7 Miliar. Hal ini disebabkan karena dalam kegiatan itu terdiri dari berbagai kegiatan. “Kegiatan ini secara langsung untuk mempromosikan kawasan wisata yang kita miliki. Jadi tanpa semuanya tidak akan terpromosikan dan publikasi terbaik adalah para wartawan itu publik media lewat media lah publikasi yang terbaik dan cepat,” tuturnya. (rul)






