METRO SUMBAR

Koperbam Siapkan Crane Operator Tangguh, 50 Tenaga Muda Siap Masuk Diklat

0
×

Koperbam Siapkan Crane Operator Tangguh, 50 Tenaga Muda Siap Masuk Diklat

Sebarkan artikel ini
SALAM—Salmiwati, salah seorang staf Koperbam didampingi Sekretaris Nursal Uce, M, SH, salami Ketiua Koperbam Chandra saat merayakan HUT ke 72 kemarin.

PADANG, METRO–Perintah Ketua Inkop Indonesia H Muhammad Nasir dan hasil Raker  yang digelar Forum  Komunikasi dan Konsultasi Koperasi TKBM se Sumatera di Hotel Mercury, Kota Medan, Senin (25/9) lalu, bahwa primer yang ada di pelabuhan harus mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang siap bersaing pada era digitalisasi  teknologi.

Dalam Raker di Medan yang juga dihadiri oleh Ke­tua Koperbam Telukbayur Chandra itu langsung menyikapi dengan cepat. Ha­nya saja pengurus saat ini serius dalam menyikapi tenaga crane operator.

Buktinya, sejak Senin (9/10) kemarin, pihak pe­ngu­rus sudah mempersiapkan sebanyak 50 orang tenaga muda  yang lolos seleksi. Mereka siap masuk diklat untuk ditempa sebagai te­naga crane operator di Pe­labuhan Teluk­bayur.

“Alhamdulullah, kita su­dah siapkan tenaga muda crane sebanyak 50 orang. Dalam waktu dekat ini me­reka siap masuk diklat. Direncanakan tenaga crane untuk diklat nanti­nya akan didatangkan dari Ja­karta,” ucap Chandra di­dampingi Sekretaris Nursal Uce, M,SH, usai merayakan HUT Ketua Koperbam Chan­dra ke 72 kamarin, Senin (9/10).

Jumlah 50 orang persiapan tenaga crane operator itu sebenarnya bertambah, karena masih ba­nyak pendaftar susulanm. Namun pihak panitia terpaksa membatasi.

Untuk biaya pelatihan, separohnya akan dibantu oleh pengurus. Masing masing peserta memba­yar Rp1.750.000.

Nah,  sudah adanya persiapan tenaga crane baru ini, Koperbam siap di segala lini. Baik tentang pekerjaan di lapangan yang bisa melayani pemilik barang denghan baik.

“Untuk itu para Ketua Regu Kerja (KRK) saya ingtakan tentang disiplin, APD dan aptuh pada aturan yang berlaku. Dalam hal ini saya terpaksa bertegas tegas. Saya tak ini ada KRK yang plintat-plintut tak memeiliki arah dan memble,. Lebih dari hal tersebut, situasi persai­ngan global saat ini me­nuntut kita harus memiliki kemampuan untuk bersaing secara sehat,’ timpal Wakil Ketua Inkop Indinesia ini.

Legalitas Koperbam Telukbayur di pelabuhan tegas Chandra,  sampai saat ini masih nyata dan itupun ditegaskan oleh Wame­naker RI  Afriansyah Noor mengatakan, kuli bongkar muat masih dibutuhkan di pelabuhan. Penegasan itu disampaikan menyusul a­danya isu terkait Induk Koperasi TKBM (Tenaga Kuli Bongkar Muat) yang jadi penghambat kegiatan di pelabuhan. “Hanya ada satu TKBM Koperasi di Pe­labuihan,”: tegas Chandra.

Saat itu kata Chandra yang juga dipercaya sebagai Wa­kil Ketua Inkop Indionesia, Kementerian Tenaga Kerja dan Kemen­terian Koperasi juga telah mengimbau Inkop TKBM agar dapat me­ningkatkan skill atau kemampuan para TKBM. Diharapkan para kuli bongkar muat dapat me­ngikuti roda perubahan zaman.

“Jadi sekarang ini peralatan sudah canggih semua, semua dikelola de­ngan mesin bukan dengan fisik manusia lagi. Dan tentunya secara skill teman-teman TKBM sudah harus punya kemampuan,” sebut Chandra mengutip  statemen Wamenaker kata Afriansyah, (ped)