PADANG, METRO–Aksi pencurian dengan modus pecahkan kaca mobil dengan sasaran barang-barang berharga terjadi di pelataran parkir Masjid Thaybah, Kelurahan Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang. Kali ini, pelakunya menggunakan sepeda motor sport tanpa pelat nomor.
Berdasarkan kamera CCTV yang berada di lokasi kejadian, pelaku terlihat berada di atas kendaraan sepeda motor warna biru hitam dan melihat sekitar lokasi kejadian. Selanjutnya pelaku yang menggunakan helm tidak turun dari kendaraan dengan menepikan sepeda motornya ke kaca bagian sopir mobil Honda Brio warna putih.
Setelah dirasa aman, pelaku terlihat memecahkan kaca mobil bagian sopir dan mengambil sebuah tas yang ada di dalam kendaraan milik Harry Khova Putra (33). Pelaku yang sudah mendapatkan hasil curiannya, langsung tancap gas dari lokasi.
Saat diwawancarai wartawan, Harry Chova Putra mengaku sudah sering memarkirkan kendaraannya itu di tempat tersebut, dan belum pernah ada kejadian. Namun berbeda dengan hari biasanya, pada Rabu, (4/10) sekitar pukul 15.15 WIB, mobil Harry dibobol maling dengan cara kaca mobilnya dipecahkan pelaku.
“Saya sebelumnya sudah sering memarkirkan kendaraan di sana dan aman-aman saja. Namun kemarin saya lupa membawa tas dan meninggalkannya di dalam mobil, karena hanya untuk mengambil absen di kantor,” katanya. Kamis, (5/10)
Lanjutnya, dia hanya berada di dalam kantor sekitar 10 menit dan jarak kantor tempatnya bekerja dengan parkir mobilnya juga tidak terlalu jauh, hanya berseberangan jalan.
“Setelah saya keluar dari masjid selesai shalat, saya melihat kaca mobil sebelah kanan bagian sopir sudah dalam keadaan pecah. Saya kemudian meminta pengurus masjid untuk melihat rekaman CCTV dan benar ada seseorang yang melakukan pencurian yang telah memecahkan kaca mobil,” jelasnya.
Harry Chova Putra menuturkan, dari rekaman cctv, terlihat pelaku yang menggunakan helm dan baju kotak-kotak memarkirkan motor tepat di sebelah mobil korban, setelah beberapa saat memantau kondisi dan situasi, akhirnya pelaku nekat memecahkan kaca mobil dan mengambil barang berharga miliknya.
“Menurut pengakuan orang-orang yang berada di sekitar masjid tersebut, memang mendengar suara seperti kaca pecah disaat orang sedang shalat. Pelaku berhasil membawa kabur tas berisi uang Rp. 3,2 juta, dompet, serta handphone merek Samsung A 31, dan barang-barang berharga lainnya. Untuk kerugian jika di total kan mencapai Rp 8,9 juta rupiah,” katanya.
Harry Chova Putra menuturkan, kasus tersebut sudah dilaporkan ke Polresta Padang. Awalnya dia mengaku menolak untuk melaporkan, namum warga di sana banyak yang menyarankan dan menyatakan bahwa dil okasi lain juga ada kasus pencurian yang serupa.
“Setelah dikonfirmasi bersama masyarakat di sana, mereka menyarankan dan mengatakan bahwa di daerah Rawang juga ada kasus serupa seperti yang saya alami. Akhirnya saya melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Padang,” tutupnya. (cr2)






