Marc Marquez telah memutuskan cabut dari Honda seusai musim MotoGP 2023. Juara dunia delapan kali asal Spanyol itu selanjutnya akan berduet dengan sang adik, Alex Marquez di tim satelit Ducati, Gresini Racing.
Kontrak Marquez bersama Honda sebetulnya baru tuntas pada 2024, namun kedua pihak memutuskan bercerai lebih cepat. Hal ini mengonfirmasi rumor yang telah beredar kencang sebelumnya.
Selama empat tahun terakhir, Honda dan Marquez sulit bersaing di papan atas MotoGP. Motor yang dibangun Honda tak mampu menandingi pabrikan Eropa macam KTM, Aprilia, hingga Ducati yang kini tampil lebih gahar di sirkuit.
Hal itu diperparah dengan kondisi kesehatan Marquez yang terus terganggu. Cedera demi cedera membuatnya harus menjalani banyak operasi. Ketika ia sudah merasa lebih fit, pengembangan motor RC213V tak kunjung sesuai harapan.
Motorsport melaporkan Marquez akan bergabung dengan Gresini di MotoGP 2024, meski sejauh ini belum ada pengumuman resmi. Ia hanya akan dikontrak semusim, meski tim asal Italia itu sebetulnya menginginkan lebih.
Pasalnya, Marquez sedang menunggu ‘pasar bebas’ di 2024, saat kontrak banyak pembalap MotoGP habis. Di momen itu, ia ingin memiliki banyak pilihan untuk membalap di 2025.
Ini bukan pertama kalinya duet Marquez-Marquez terjadi di MotoGP. Sebelumnya, kakak beradik itu sudah pernah membalap bersama di pabrikan Honda pada 2020, sebelum Alex didemosi ke LCR di tahun berikutnya.
Kepindahan Marquez diyakini ada andil Alex, yang tampil bagus sejak menunggangi Desmosedici. Jurnalis Simon Patterson menyebut pengumuman Marquez diduga akan dilakukan jelang MotoGP Mandalika, mengingat sponsor Gresini berasal dari Indonesia.
Marquez akan datang ke Gresini seorang diri, tanpa ada satu pun teknisi bawaan. Hal ini disebabkan Ducati berupaya mencegah adanya teknisi yang hanya bergabung setahun di dalam tim lalu pindah ke tim lain di musim berikutnya jika Marquez tak lanjut. Ini semua agar tak ada kebocoran data terkait motor.
Ini mengakhiri 11 tahun kolaborasi antara #93 dan HRC di mana mereka telah meraih enam gelar Kejuaraan Dunia kelas utama, lima Triple Crown, 59 kemenangan, 101 podium, dan 64 posisi terdepan.’’
Marquez meraih kemenangan debutnya di kelas premier dengan Honda RC213V di Grand Prix of the Americas di Austin, Texas pada tahun 2013. Capaian itu mencatatkan namanya sebagai pemenang kelas premier termuda dan menjadi Juara Dunia kelas premier termuda di tahun yang sama.’’
Pada 2014, dia berhasil mempertahankan gelarnya dan memenangkan 10 balapan berturut-turut di tahun tersebut. Kemudian meraih gelar juara di 2016, 2017, 2018, dan 2019 sebagai pembalap HRC bersama Repsol Honda Team.
Marc Marquez mengungkapkan ucapan terima kasih kepada HONDA karena telah membersamaiya sejak awal merintis karir hingga namanya dikenal luas oleh penggemar MotoGP di seluruh dunia. (*/rom)






