LIMAPULUH KOTA, METRO–Direktur Politeknik Pertanian (Politani)N egeri Payakumbuh di Tanjung Pati, Kabupaten Lima Puluh Kota, John Nefri, menyebut, ratusan orang lulusan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh yang diwisuda siap menciptakan lapangan kerja. Karena lulusan Politeknik Pertanian sudah siap sofskil untuk terjun kedunia kerja.
”Lulusan kita siap menciptakan lapangan pekerjaan dimana saja mereka berada. Karena sudah memiliki sofskil yang mumpuni dibidangnya. Dan kita dalam perkuliahan selalu mendorong mahasiswa untuk melahirkan lapangan kerja,” begitu disampaikan Direktur Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, Kamis (5/10) usai melakukan prosesi wisuda bagi ratusan wisudawan/i dari 9 program studi di aula kampus PPNP Tanjuang Pati.
Disampaikannya, mereka yang telah diwisuda mempunyai tanggung jawab yang besar untuk menerapkan ilmu yang telah didapat bagi diri sendiri, keluarga dan masyarakat. Wisudawan juga harus bersemangat untuk menyiapkan masa depan yang lebih baik dan cerah, sebab saingan untuk mendapatkan pekerjaan saat ini sangat kompetitif. Wisudawan PPNP harus siap menghadapi dunia kerja dan membuka lapangan kerja baru.
”Hari ini kita mewisuda 442 orang yang berasal dari 9 Prodi ditambah 1 Prodi Magister Terapan dengan jumlah 3 orang wisudawati, ini (Magister Terapan) baru pertama kali di Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh. Ini menandai kita (PPNP) menciptakan ahli dibidang ketahanan pangan yang sangat berguna untuk diterjunkan diberbagai daerah,” sebutnya.
Tanggungjawab besar berada dipundak mereka untuk mengimplementasikan ilmu yang sudah diperoleh selama menimba ilmu di Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh. “Mereka yang telah diwisuda mempunyai tanggung jawab yang besar untuk menerapkan ilmu yang telah didapat bagi diri sendiri, keluarga dan masyarakat,” ucap John Nefri.
Ia juga menambahkan, mereka yang telah diwisuda juga diharapkan dapat membantu mencapai kedaulatan pangan untuk Sumatera Barat khusunya Kabupaten Lima Puluh Kota. Lulusan PPNP biasanya banyak diserap oleh beberapa perusahaan yang terkait dengan perkebunan, peternakan, UMKM. ”Lulusan kita juga diharapkan dapat membantu mencapai kedaulatan pangan untuk Sumatera Barat khususnya. Lulusan PPNP biasanya banyak diserap oleh beberapa perusahaan yang terkait dengan perkebunan, peternakan, UMKM. Mereka juga diharapkan membuka lapangan usaha/kerja baru,” sebutnya.
Sementara terkait kecenderungan lulusan Perguruan Tinggi untuk menjadi ASN/PNS, John Nefri menyebutkan bahwa pihaknya (PPNP) tidak pernah mendorong lulusannya untuk menjadi ASN, karena dalam konsep pendidikan kewirausahaan/enterpreneurship justru mendorong untuk menciptakan lapangan kerja baru. ”Kita di Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh (PPNP) tidak pernah mendorong lulusan untuk menjadi ASN, karena dalam konsep pendidikan kewirausahaan/enterpreneurship justru mendorong mereka untuk menciptakan lapangan kerja baru, karena softskill mereka punya kemampuan kreativitas, inovasi yang bagus, dan mereka akan menjadi mandiri.” Harapnya.
Selain dihadiri orang tua dan keluarga, Wisuda ratusan mahasiswa/i Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh itu juga dihadiri tamu undangam serta mitra PPNP. Dan pada kesempatan itu juga disampaikan wisudawan terbaik setiap program studi yang ada di Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh. (uus)





