SOLOK/SOLSEL

Rumah Permanen Milik Warga Terbakar, Sekdakab Turun ke Lokasi

0
×

Rumah Permanen Milik Warga Terbakar, Sekdakab Turun ke Lokasi

Sebarkan artikel ini
KORBAN KEBAKARAN—Sekdakab Solsel Syamsurizaldi bersama OPD, Camat KPGD, melihat rumah warga yang terbakar dan menyerahkan bantuan darurat.

PADANG ARO, METRO–Kebakaran  yang menghanguskan satu unit rumah permanen milik warga di Jorong Batang Limpauang, Taratak Paneh, Nagari Pakan Rabaa Tengah, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, Kabupaten Solok Selatan Solsel terjadi dini hari Selasa (3/10)  Api yang berkobar dini hari diketahui milik  Mulyadi R, di itu membuat sejumlah warga berhamburan,  dan api tidak bisa dikendalikan dan melalap sebuah rumah milik petani itu dan korban mengalami kerugian ditaksir mencapai Rp350 juta.

Mendapat informasi pagi itu, Pemerintah Daerah (Pemda) Solok Selatan Bupati Solok Selatan memerintahkan Sekdakab untuk segera lakukan evakuasi dan memberikan layanan serta bantuan.

Sekdakab Solok Selatan Syamsurizaldi, tak menunggu waktu lama, Selasa (3/10) pagi, langsung ke lokasi bersama OPD terkait dan Camat KPGD, datang ke lokasi dengan membawa sejumlah bantuan.  Bantuan itu berasal dari pemerintah daerah, Dinas BPBD, Dinas Sosial dan bantuan lainya, diserahkan langsung kekeluarga korban korban di lokasi kebakaran.

Sekdakab Syamsurizaldi mengatakan, Pemda Solok Selatan turut berduka dan simpati terhadap musibah yang melanda salah satu keluarga di Kecamatan KPGD ini, dan membuat kota berduka dengan kondisi ini.  “Adanya musibah yang ti­dak diinginkan ini, pemerintah daerah hadir ditengah tengah masyarakat, artinya apapun yang terjadi pemerintah tetap akan peduli,” ungkap Syamsurizaldi. “De­ngan kondisi dan cuaca yang sangat ekstrim beberapa bulan ini, kita mengalami cuaca yang sangat pa­nas, diharapkan kepada ma­sya­rakat, agar selalu berhati hati dengan kondisi seka­rang, semisal menjaga keamanan rumah seperti siap mema­sak jangan lupa membereskan apinya, atau penggunaan alat alat listrik,” ingatnya.  Pemda Solok Selatan melalui wali nagari, untuk mengatasi musibah ini, akan menyediakan makan selama tiga hari untuk keluarga korban, bantuan lainnya dari Dinas Sosial dan BPBD. (ped/rel)