BERITA UTAMA

16 Hari Hilang, Mayat Nenek 93 Tahun Ditemukan Tinggal Tulang16 Hari Hilang, Mayat Nenek 93 Tahun Ditemukan Tinggal Tulang

0
×

16 Hari Hilang, Mayat Nenek 93 Tahun Ditemukan Tinggal Tulang16 Hari Hilang, Mayat Nenek 93 Tahun Ditemukan Tinggal Tulang

Sebarkan artikel ini
EVAKUASI— Keluarga korban mengevakuasi jasad nenek 93 tahun yang ditemukan tinggal tulang di hutan Koto Kabun, Nagari Sungai Tunu, Pessel.

PESSEL, METRO–Teka-teki keberadaan wanita berusia hampir seabad, warga Kampung Labuan Gajah, Nagari Sungai Tunu, Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), yang hilang sejak 16 hari belakangan akhirnya terungkap.

Pasalnya, nenek Riam (93) ditemukan meninggal dunia dengan kondisi tubuh yang memusuk tinggal tulang di hutan kawasan Koto Kabun, Nagari Sungai Tunu, Minggu siang (1/9). Korban pertama kali ditemukan oleh warga yang sedang berburu babi.

Sontak saja, pihak keluarga yang mendapat informasi adanya penemuan mayat di hutan, langsung datang ke lokasi. Wajah korban pun  tidak bisa lagi dikenali karena pembusukan. Namun, pihak keluarga mayakini mayat itu me­rupakan nenek Riam, lantaran pakaian yang ditemukan sesuai dengan pakaian korban saat terakhir kali meninggalkan rumahnya.

Camat Ranah Pesisir, Syafrizal membenarkan jika nenek Riam yang dilaporkan hilang sejak beberapa minggu yang lalu, sudah ditemukan dalam kondisi meninggal oleh warga yang hendak berburu babi di kawasan Koto Kabun.

“Ya benar, seorang ne­nek ditemukan dalam kondisi meninggal oleh warga yang hendak berburu. Keluarga korban yang datang ke lokasi, juga memastikan bahwa mayat itu merupakan nenek Riam,” katanya.

Syafrizal menjelaskan, sebelum ditemukan, nenek Riam dilaporkan hilang, sejak 16 September 2023. Keluarga korban sudah berusaha mencari korban ke beberapa tempat yang sering dikunjungi korban, namun tidak membuahkan hasil.

“Informasinya nenek Riam sudah 2 minggu ini tidak pulang dan akhirnya ditemukan oleh pemburu babi. Selanjutnya, nenek Riam dibawa pihak keluarga ke rumah duka untuk disemayamkan dan selanjutnya dikebumikan. Mu­dah-mudahan keluarga bi­sa tabah,” pungkasnya. (rio)