BERITA UTAMA

Cari Ikan Malam Hari, Nelayan Hilang di Danau Maninjau

0
×

Cari Ikan Malam Hari, Nelayan Hilang di Danau Maninjau

Sebarkan artikel ini
PENCARIAN— Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap Andri Rivandi yang hilang di Danau Maninjau.

 

AGAM,METRO–Tragis. Seorang nelayan dilaporkan hilang tenggelam saat mencari ikan di Danau Maninjau, Jorong Lubuak Kan­dang, Nagari Bayur, Kecamatan Tan­jung Raya, Kabupaten Agam, Minggu (24/9). Kejadian itu sontak membuat geger warga setempat.

Korban diketahui bernama Andri Rivandi (27) yang beralamat di Jorong Pincurantujuah, Nagari Ba­yua, Kecamatan Tanjung Raya. Sebelum hilang, korban dikabarkan berangkat mencari ikan pada Sabtu (23/9) sekitar pukul 23.00 WIB, namun hingga keesokan harinya korban tak kunjung pulang.

Pascamenerima laporan, Tim SAR gabungan dari BPBD, TNI/Polri, PMI, pihak nagari dan warga setempat langsung mela­kukan pencarian. Namun sayangnya, hingga sore korban belum juga berhasil ditemukan.

Kapolsek Tanjung Ra­ya, Iptu Muzakar mengatakan, informasi hilangnya korban diterima pihaknya pada pukul 10.00 WIB. Tim gabungan pun langsung dikerahkan untuk melakukan pencarian.

“Saat ini kami masih mencari korban di lokasi. Menyisir tepian danau hingga ke tengah dengan perahu, hasilnya masih nihil sejauh ini,” kata Ka­polsek.

Iptu Muzakar menuturkan, berdasarkan keterangan dari saksi-saksi, korban meninggalkan rumah untuk mencari ikan di Danau Maninjau pada malam hari menggunakan perahu. Setelahnya korban tak pulang lagi, hingga paginya, perahu korban ditemukan oleh dua petani keramba Jaring Apung (KJA) di Maransi, Jorong Gasang. Kedua saksi itu bernama Arif dan Billy.

“Saat itu kedua saksi ini hendak memeriksa atau bekerja di keramba mereka dan melihat perahu korban dalam kondisi kosong dan terombang-ambing di tengah danau yang berjarak 50 meter dari lokasi KJA,” ujarnya.

Selanjutnya, dikatakan Iptu Muzakar, kedua saksi mendekati perahu tersebut dan mencari kebera­daan korban. Karena tak kunjung ditemukan orang yang membawa perahu itu, para saksi kemudian melaporkan hal tersebut ke warga sekitar hingga diteruskan ke Polisi.

“Kedua saksi sempat melakukan pencarian korban sekitar 30 menit. Karena tak berhasil ditemukan, mereka pun melaporkan kejadian itu kepada warga sekitar dan Polsek Tanjungraya untuk ditindaklanjuti. Saat ini korban masih dalam pencarian tim ga­bungan,” jelasnya.

Iptu Muzakar mengatakan, kuat dugaan korban tenggelam saat mencari ikan.  Berdasarkan informasi dari pihak keluarga korban, pekerjaan korban sehari-harinya memang mencari ikan pantau di Danau Maninjau untuk dijual. Namun begitu, pihak keluarga memastikan korban tidak memiliki riwayat penyakit epilepsi.

“Saat ini tim masih be­rupaya mencari. Jika hari sudah gelap namun korban tak juga ditemukan, pencarian akan dihentikan sementara dan dilanjutkan lagi besok (hari ini, red),” pungkasnya. (pry)