DINAS Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), terus melakukan pembangunan . Tahun 2023, terbukti 56 Milyar anggaran diturunkan untuk sarana jalan dan jembatan .
Kegiatan itu adalah, Tiga unit dari Dana Alokasi Kusus (DAK), dengan anggaran Rp 21 Milyar, dan dari dana Dana Alokasi Umum (DAU), pada Puluhan Paket,” kata Kadis PUPR Drs.Joni Hendri MS.i , pada POSMETRO kemarin.
Dikatakan Joni Hendri, ada pun paket pengerjaan itu adalah, pembangunan jalan Man Kajai Timbo Abu Rp 2 M, Sedangkan untuk DAU, yang murni dari APBD Pasbar, adalah,Peningkatan jalan paket Satu, sebanyak Lima ruas dengan pagu dan Rp 3,4 M. Paket Dua sebanyak Lima ruas dengan Pagu dana Rp, 3,9 M, paket Tiga Enam Ruas dan Paket Empat Lima Ruas,”ujar Joni Hendri.
Peningkatan jalan tersebut, bertujuan untuk memudahkan akses dan mobilisasi masyarakat, pendistribusian logistik serta pertumbuhan dan perkembangan objek wisata yang akan menunjang peningkatan ekonomi masyarakat. ”terangnya.
Joni Hendri menambahkan, pihaknya meminta kepada setiap rekanan proyek untuk dapat bekerja dengan baik dan tepat waktu. Kontraktor diharapkan bisa bekerja sesuai spek sesuai dengan perencanaan pembangunan.
“Kita harap rekanan bisa bekerja dengan baik dan tepat waktu, sehingga pembangunan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas (Sekdis) PUPR Mirzarefi . SE, mengatakan, di tahun 2023 Dinas PUPR Kabupaten Pasbar melakukan pembangunan peningkatan mutu jalan di empat titik lokasi yang berbeda.
Semua proyek tersebut sedang dikerjakan oleh setiap rekanan yang memenangkan tender dan ditargetkan selesai hingga akhir tahun 2023 mendatang.
“Sudah tahap pengerjaan, kita berharap pengerjaan selesai hingga akhir tahun ini,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, sejumlah proyek peningkatan mutu jalan tersebut di antaranya adalah, peningkatan jalan paket I yang dikerjakan oleh PT. Hariyona dengan pagu dana sebesar Rp9.873.959.000 rupiah.
Jalan paket tersebut terdiri dari peningkatan mutu jalan dari Karambia Ampek menuju Sasak Kecamatan Ranah Pasisie dengan pagu dana sebesar Rp3.797.809.000 dan peningkatan jalan Kampuang Duo Karambia Ampek sebesar Rp6.076.150.000 rupiah.
Selanjutnya, peningkatan jalan Simpang Bedeng Koto Baru Rp6.230.282.000 yang dikerjakan oleh PT. Wahana Mitra Kontrindo dan peningkatan jalan Paroman Sawah Kampung Pinang Rp4.660.606.000 yang di kerjakan oleh PT. Hariyona.
“Total ada empat titik pembangunan jalan, semuanya berasal dari Dana DAK kabupaten Pasbar tahun 2023,” ujarnya
Sedangkan untuk Jembatan ada 12 buah jembatan yang tersebar di Kabupaten Pasbar dengan Pagu dana Rp 21 M. “Kita berharap jembatan ini, selesai di kerjakan oleh rekanan, sebab kalau tidak selesai alias Putus, Kontrak tentunya, Pemerintan dan masyarakat yang akan rugi, dikarenakan jembatan itu tidak selesai di bangun atau tidak bisa di gunakan,”harapnya.
Terpisah Anto (54), salah seorang pemuda Simpang Tiga Kecamatan Luhak Nan Duo Pasbar mengatakan, kami berterima kasih serta mengapresiasi Pemerintah Daerah Kabupaten Pasbar yang telah membangun jalan dari Kampuang Duo menuju Karambia Ampek, Kecamatan Sasak Ranah Pasisie tersebut.
Menurutnya, akses jalan itu akan berdampak baik pada perekonomian masyarakat sekitar nantinya, karena jalan tersebut juga akan terhubung dengan objek wisata pantai Pohon Seribu, Kenagarian Sasak, Kecamatan Sasak Ranah Pasise. ,”kata Anto. (***)






