BERITA UTAMA

Kondisi Kesehatan Menurun saat Dalam Sel, Tahanan Kasus Pencurian Meninggal Dunia

0
×

Kondisi Kesehatan Menurun saat Dalam Sel, Tahanan Kasus Pencurian Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
MENINGGAL DUNIA— Alami penurunan kondisi kesehatan pasca ditahan, tahanan Polsek Kamang Baru meninggal dunia usai dilarikan ke RSUD Sungai Dareh, Kamis (21/9).

SIJUNJUNG, METRO–Seorang pelaku kasus pencurian yang ditahan di Polsek Kamang Baru dilaporkan meninggal dunia usai mengalami penurunan kondisi kesehatan pasca ditahan polisi. Tahanan atas nama Utama Putra (28) itu sempat dibawa berobat ke Puskesmas kemudian dilarikan ke RSUD Sungai Dareh, Dharmasraya.

Hal itu disampaikan Kapolres Sijunjung AKBP Andre Anas melalui Kasubag Humas AKP Taufik dalam keterangan tertulisnya. Dijelaskannya, tahanan Polsek Kamang Baru yang meninggal tersebut meru­pa­kan warga Jorong Koto, Na­gari Sungai Lansek, Ke­ca­ma­tan Kamang Baru, Sijunjung.

“Sebelumnya pelaku ditangkap oleh anggota Polsek Kamang Baru terkait kasus pencurian di Nagari Kamang, pada Selasa (19/9) kemarin. Kemudian ditahan dalam ruang  tahanan Mapolsek dan ditetapkan sebagai tersangka,” tutur Kasubag Humas, pada Kamis, (21/9).

Pihaknya mengatakan, selama di dalam ruang tahanan, pelaku mengalami mual dan pusing. “Kemudian dengan pengawalan anggota Polsek, pelaku dilarikan ke Puskesmas Kamang untuk pengobatan pada Rabu (18/9). Hasil pemeriksaan petugas medis, pelaku dinyatakan dalam kondisi normal, dan diberikan obat-obatan oleh pihak Puskesmas,” terangnya.

Atas rekomendasi ter­sebut, lanjutnya, personel Polsek Kamang Baru kem­bali membawa pelaku ke ruang tahanan. “Namun pada malam harinya, sekitar pukul 22.30 WIB, petugas yang melakukan pe­ngecekan tahanan mendapati pelaku sudah buang air kecil di celana, dan saat ditanya memberikan jawaban yang tidak jelas,” sebut AKP Taufik.

Polisi kembali membawa pelaku ke Puskesmas Kamang untuk pemeriksaan kesehatan. Namun, saat di Puskesmas pelaku sudah tidak sadarkan diri hingga dirujuk ke RSUD Sungai Dareh, Dharmasraya.

“Anggota sempat me­ngabari keluarga pelaku saat dirujuk ke rumah sakit. Pelaku sempat mendapatkan penanganan medis berupa alat bantu pernapasan di UGD. Dimana saat itu telah didampingi pihak keluarga, yaitu istri pelaku,” ungkapnya.

Berselang beberapa jam kemudian kondisi pelaku semakin memburuk. “Sekira pukul 05.30 WIB pihak Rumah Sakit Sungai Dareh menyatakan bahwa pelaku yang juga selaku pasien sudah meninggal dunia,” paparnya.

Pasca dinyatakan meninggal dunia, jenazah pelaku kasus pencurian itu selanjutnya dikembalikan pada pihak keluarga untuk diselenggarakan proses pemakaman. (ndo)