METRO SUMBAR

Jalan Penghubung Akabiluru-Tilatang Kamang bakal Dibangun

0
×

Jalan Penghubung Akabiluru-Tilatang Kamang bakal Dibangun

Sebarkan artikel ini
Jalan Penghubung Akabiluru Tilatang Kamang Bakal Dibangun
PENIINJAUAN— Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah meninjau lokasi rencana pembangunan jalan penghubung wilayah Akabiluru di Kabupaten Limapuluh Kota dengan Tilatang Kamang di Kabupaten Agam, Rabu (20/9).

LIMAPULUH KOTA, METRO–Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, meninjau lo­kasi rencana pemba­ngu­nan jalan penghubung wi­layah Akabiluru di Kabupaten Limapuluh Kota de­ngan Tilatang Kamang di Kabupaten Agam, Rabu (20/9).

Pembukaan akses jalan ini diyakini berdampak po­sitif bagi sektor ekonomi dan pendidikan masya­rakat di kedua wilayah. “Panjang jalan ini nantinya sekitar tujuh kilometer. Tentu ini akan berdampak positif. Terutama bagi ekonomi masyarakat. Seperti di Akabiluru ini, aktivitas ekonominya sangat bagus, ada perternakan, perkebunan, bahkan budidaya madu galo-galo juga ber­kembang di sini,” kata Mah­yeldi saat peninjauan di Nagari Sungai Balantiak, Akabiluru.

Selain itu, kata Mahyeldi, pembukaan jalan ini juga akan menghubungkan dua SMK di masing-masing wilayah, yaitu SMK IT di Kamang dan SMK Kesehatan Negeri Akabiluru.

Sehingga, terbuka peluang bagi anak-anak Kamang dan sekitarnya bersekolah di SMK Kesehatan Negeri Akabiluru. Begitu pun sebaliknya, bagi anak-anak Akabiluru bersekolah di SMK IT Kamang.

“Karena banyak manfaatnya bagi masyarakat, tentu kita akan upayakan sesegera mungkin merea­lisasikan jalan penghubung Akabiluru-Kamang ini. Kita sudah bawa OPD terkait untuk memulai kajian atas rencana ini,” terangnya.

Baca Juga  PKD Hadirkan Lomba Baju Kuruang Basiba, Mengingat Kembali Makna Identitas Pakaian Perempuan Minangkabau

“Di samping itu, tentu kita berharap agar masya­rakat mendukung penuh rencana pembangunan ja­lan ini. Terutama sekali terkait lahan yang akan dilalui nantinya oleh jalan ini,” ucap Mahyeldi lagi.

Selain rencana pembangunan jalan, Mahyeldi juga meninjau lokasi rencana pembangunan jemba­tan di Sungai Batang Lamposi, yang menghubungkan Nagari Sungai Balantiak dengan Nagari Sariak Laweh, lokasi berdirinya SMK Kesehatan Negeri Akabiluru.

Jembatan ini penting dibangun untuk memangkas rute tempuh antar kedua nagari, serta lebih memudahkan siswa untuk menuju ke SMK Kesehatan.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Nagari Sungai Balantiak, Dedi He­nidal, mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sumbar, yang telah me­ninjau lokasi rencana pembangunan jalan serta jembatan di nagari tersebut.

Ia meyakini, taraf kehidupan warga Akabiluru, khususnya warga Sungai Balantiak, akan meningkat dengan hadirnya dua sarana publik tersebut. “Harapan kami warga Sungai Balantiak, tertumpang kepada Bapak Gubernur, agar jalan dan jembatan ini segera terealisasi. Kami warga Sungai Balantiak siap menerima arahan agar pembangunannya nanti berjalan lancar. Sehingga manfaatnya lekas juga dirasakan oleh masya­rakat. Sebab, kalau pembangunan ini tidak ada, maka kehidupan warga di sini akan begitu-begitu saja,” ucap Dedi.

Baca Juga  Sabar AS Lepas Tim BPBD

Selain itu, Dedi juga menyampaikan, besar ha­rapan warga agar norma­lisasi Batang Lamposi di kawasan tersebut juga dilakukan. Sebab berkaca pada pengalaman sebe­lumnya, naiknya air Batang Lamposi telah menyebabkan kerugian pada area pertanian, perkebunan, dan perternakan warga. Bahkan sampai memutus jembatan lama yang dulu menghubungkan Sungai Balantiak dengan Sariak Laweh.

Turut serta dalam pe­ninjauan tersebut, Kepala Biro Adpim Setdaprov Sumbar Mursalim, Kabid Bina Marga Dinas BMCKTR Sumbar Adratus Setiawan, perwakilan Dinas Kehutanan Sumbar, Camat Akabiluru, pewakilan OPD terkait Kabupaten Limapuluh Kota, dan para Tokoh Masyarakat Nagari Sungai Balantiak.(fan)