METRO BISNIS

Honda Hayati Bagikan Tips Mengatasi Ban Selip pada Sepeda Motor

2
×

Honda Hayati Bagikan Tips Mengatasi Ban Selip pada Sepeda Motor

Sebarkan artikel ini
BAN SELIP— Honda Hayati memberikan tips mengantisipasi ban selip pada sepeda motor saat berkendara.

PADANG, METRO–Gangguan pada kendaraan ketika berada di jalan cukup beragam, salah satunya yaitu ban selip (skid). Kondisi tersebut terjadi karena ban kekurangan cengkeraman pada permukaan jalan, sehingga kontrol atas kendaraan menjadi hilang.

Ada tiga kondisi ban selip pada kendaran ketika di jalan. Jika kita sudah mengenali ketiganya, ma­ka pengendara kendaraan bisa dengan baik mengantispasi hal tersebut agar tidak terjadi dan bisa mengatasi jika mengalaminya.

Braking Skid, terjadi karena pengereman yang terlalu kuat, sehingga roda terkunci dan berhenti berputar. Kondisi ini bisa disebut sebagai Panic Braking atau melakukan pengereman yang salah.

Power Skid, ini terjadi karena membuka gas pe­nuh dengan seketika (men­dadak), atau ketika berada pada kondisi jalan berpasir atau tanah basah. Seharusnya dalam kondisi seperti ini, kita membuka gas secara bertahap.

Cornering Skid, yaitu hilangnya traksi ban pada jalan ketika kendaraan melalui tikungan. Hal ini diakibatkan karena traksi roda depan lebih kecil di­ban­ding roda belakang ataupun sebaliknya. Sebaiknya kita kurangi kecepatan sebelum memasuki tikungan.

Baca Juga  Bonita Group Hijrah dari Travel Umroh ke Furniture

Febriadi selaku Instructor dan Safety Riding Supervisor PT.Hayati Pratama Mandir (HPM) mengatakan cara aman untuk meminimalisir terjadinya selip pada ban sepeda motor yang kita gunakan yakni Cek Kondisi Fisik dan Tekanan Angin Ban.

“Selain kondisi fisik, tekanan angin pada ban juga memiliki faktor penting dalam menjaga daya cengkeram ke jalan. Tekanan angin ban yang terlalu keras akan membuat ban terasa tidak nyaman saat dikendarai, sehingga trak­sinya rendah. Sementara jika tekanan angin kurang, cengkeraman ban ke jalan memang lebih kuat namun kondisi ini membuat tarikan motor menjadi berat dan berimbas pada performa dan konsumsi bahan baker,”ujar Febriadi.

Tips berikutnya yakni kenali rute perjalanan. Mes­kipun motor sudah dalam kondisi prima, terkadang faktor kondisi jalan kerap menjadi penyebab roda ban kehilangan traksi sehingga kendaraan sulit di kontrol. Inilah pentingnya seorang pengendara disarankan untuk memahami rute jalan yang akan dia lewati, dan jika memung­kinkan pilih rute dengan kondisi jalan yang tidak berbahaya. Hindari jalanan berpasir, berbatu, berlumpur, dan didominasi tanah atau genangan air. Karena kondisi medan seperti itu berisiko membuat ban selip atau kehilangan traksi.

Baca Juga  AP II Beri Diskon PSC 20 Persen, Berlaku Selama 3 Bulan

Selanjutnya berkenda­ra dengan kecepatan wajar dan terkendali. Teknik dan gaya berkendara seorang rider juga mempengaruhi performa traksi ban ke jalan. Semakin agresif gaya berkendara, dengan cara menarik  tuas gas secara penuh secara tidak konstan dan sering mela­kukan rem mendadak atau hard braking, maka besar kemungkinan ban motor kehilangan traksi terutama saat berakselerasi di jalan licin. Oleh sebab itu, biasakan berkendara secara halus dan konstan dengan selalu mengedepankan keselamatan diri sendiri dan juga keselamatan pengguna jalan lain.

Terakhir yakni manfaat fi­tur Keselamatan ABS dan HSTC. Dibeberapa produk se­peda motor Honda su­dah banyak disematkan Fitur ABS misalnya, yang berfungsi mampu mencegah roda ban depan dan belakang terkunci saat pengendara mengerem secara mendadak atau hard braking. (rom)