METRO SUMBARSAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Tabligh Akbar Aisyiah Tingkat Sumbar, GOW Sawahlunto Siap sebagai Tuan Rumah

0
×

Tabligh Akbar Aisyiah Tingkat Sumbar, GOW Sawahlunto Siap sebagai Tuan Rumah

Sebarkan artikel ini

SAWAHLUNTO, METRO – Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Sawahlunto menyatakan siap sebagai tuan rumah penyelenggara Tabligh Akbar Aisyiah tingkat Sumatera Barat yang akan digelar di Masjid Agung Nurul Islam, 17 Februari nanti. Demikian dikemukakan Ketua Bidang Keagamaan GOW, Yusmaini pada rapat persiapan pelaksanaan tabligh akbar di Ruang Rapat Balai Kota Sawahlunto.
“Lebih 1.500 orang hadir mengikuti tabligh akbar,” kata Yusmaini yang juga dipercaya sebagai ketua panitia pelaksana didampingi Sekretaris GOW Kota Sawahlunto.
Bahkan sambungnya, selain Aisyiah 18 kabupaten/kota se-Sumbar, organisasi kewanitaan yang tergabung dalam GOW Kota Sawahlunto seperti Muslimat NU, BKMT, Perti, Salimah, Dharmawanita dinas/instansi turut dihadirkan sekaligus terlibat sebagai panitia pelaksana. Karenanya, GOW meminta dukungan dan bantuan semua pihak demi kesuksesan acara.
Ketua Aisyiah Kota Sawahlunto, Irawati Luthain menjelaskan, tidak ada tujuan lain dari tabligh akbar melainkan sudah agenda rutin Aisyiah Sumbar. Dimana dipergilirkan kepada setiap daerah dan bulan ini jatah Sawahlunto.
Ditambahkannya, tabligh akbar dimulai pukul 09.30 WIB, diawali penampilan qasidah rebana. Kemudian acara pembukaan, ceramah agama oleh Pimpinan Wilayah Aisyiah Sumbar, Meiliarni Rusli, Dosen Luar Biasa UIN Imam Bonjol Padang, lalu ditutup salat zhuhur berjamaah.
Usai kegiatan terangnya, peserta akan berkunjung ke objek-objek wisata yang ada di Kota Sawahlunto. Pensiunan Kemenag yang kini sedang menjabat anggota Pimpinan Baznas Sawahlunto itu pun berharap, seluruh pengelola objek wisata siap menerima kedatangan mereka.
Mewakili Sekdako, Kabag Kesra Zardinal Basyir menyambut baik dan mendukung acara tersebut. “Pemerintah daerah sangat mendukung iven ini apalagi berdampak pula pada peningkatan perekonomian masyarakat disamping nilai-nilai agama,” sebutnya.
Bahkan kata Zardinal, sudah melakukan koordinasi dengan pimpinan dan akan menfasilitasi kegiatan bekerja sama instansi terkait. Senada dengan itu, Kepala Kankemenag Sawahlunto, Idris Nazar, mengapresiasi panitia karena sejalan dengan visi misi Kemenag maupun Pemko Sawahlunto dalam meningkatkan nilai-nilai keagamaan.
Sementara, Ketua MUI Kota Sawahlunto, Darmuis menegaskan, materi tausiyah berbau politik praktis agar dihindari mengingat suasana politik saat ini. “Saya tak ingin setelah tabligh akbar panitia dipanggil pihak keamanan,” pintanya.
Darmuis pun mengingatkan masalah parkir terkadang tarifnya tak terkendali, keamanan, lalu lintas, listrik, air, persiapan lokasi, termasuk pedagang yang nakal.
“Jangan sampai terkesan oleh daerah lain pedagang kita suka menaikkan harga melihat kedatangan orang luar,” sarannya.
Hadir dan memberikan tanggapan selama rapat berlangsung, utusan Dinas Perhubungan, Perindagkop, Satpol PP, PDAM, Kasubbag Keagamaan Kesra serta Kasi Bimas Islam Kemenag. (zek)

Baca Juga  Sawahlunto Miliki Gedung PKB, Pemko sudah Bisa Uji Kendaraan Sendiri