SAWAHLUNTO, METRO–Tempat Wisata Puncak Cemara Kelurahan Saringan Kecamatan Barangin nyaris terbakar hebat, Selasa (20/9) siang, gara-gara kecerobohan seorang warga setempat yang membakar sampah di ladangnya yang berada tepat di belakang puncak Cemara II dimana pengerjaannya baru siap 2 (dua) tahun lalu. Untung saja dalam kejadian itu, kebakaran tidak meluas, karena warga adn petugas berada di lokasi kejadian.
Kapolsek Barangin Iptu Joni Indra, SH, yang hadir di lokasi membenarkan kejadian tersebut. Kejadian itu diduga kuat ada seorang warga berinisial BY, melakukan pembakaran sampah dan daun-daun kering hasil bersih-bersih ladang di siang itu.
“Kebetulan lokasi ladang berada di puncak bukit diatas objek wisata Cemara II, Karena sudah hampir 1 bulan Kota Sawahlunto tidak hujan, maka angin yang menerpa begitu kencang, sehingga pembakaran sampah yang dilakukan oleh BY makin membesar, saking cepatnya laju api, hampir melahap objek wisata Cemara II,” jelasnya.
Luas ladang yang terbakar tersebut mencapai 50 m². Karena banyaknya semak belukar kering ditambah ada juga pohon Pinus maka api merembet terus. “ Diduga ada beberapa pohon tanaman tinggi macam Pinang dan kulit manis ikut terbakar. Memang tidak ada kerugian jiwa, namun ada terdapat kerugian moril dan materil,” rincinya.
Kapolsek Barangin Iptu Joni Indra, SH, yang mendapat informasi terkini ke lokasi, bersama-sama warga dan tim Pemadam Kebakaran Sawahlunto, segera menyiramkan air ke titik api, sebagai upaya agar api tak melebar ke objek wisata Cemara II.” Pukul 17.00 WIB api sudah bisa dipadamkan,” pungkasnya. (pin)






