PDGPARIAMAN, METRO -Walinagari se Kecamatan Padang Sago, Kabupaten Padangpariaman yang tergabung Forum Walinagari Kecamatan VII Koto Padang Sago, kemarin, menegaskan tekadnya untuk lebih meningkatkan koordinasi, geliat pembangunan dan kesejahteraan masyarakat nagari yang berada di lingkungan Kecamatan VII Koto Padang Sago, Kabupaten Padangpariaman untuk ke depannya.
Hal itu setidaknya terungkap saat pengukuhan Pengurus Forum Walinagari Kecamatan VII Koto Padang Sago, yang diketuai Joe Aplinanda, Sekretaris Masyiwarah dan Bendahara Duramli, kemarin, bertempat di halaman Kantor Camat VII Koto Padang Sago.
Pada kesempatan yang sama juga dilakukan pengukuhan pengurus Forbi Kecamatan VII Koto Padang Sago oleh Ketua Porbi Padangpariaman, Kompol Maymuspi.
Seperti ditegaskan Joe Aplinanda, pihaknya sangat antusias dalam membentuk Forum Walinagari VII Koto Padang Sago yang beranggotakan enam walinagari yang ada di Kecamatan VII Koto Padang Sago.
”Karena dengan kehadiran Forum Walinagari VII Koto Padang Sago ini tentunya diharapkan ke depannya bisa lebih mendorong berbagai perkembangan dan kemajuan pembangunan yang ada di Padang Sago khsusunya, dan VII Koto Lamo serta Padangpariaman pada umumnya,” terangnya.
Hal itu menurutnya jelas sangat beralasan, karena dengan adanya wadah Forum Walinagari VII Koto Padang Sago, nantinya bisa lebih mendorong lahirnya kerjasama yang lebih efektif di samping semakin akan terjalinnya hubungan komunikasi yang baik antara satu nagari dengan nagari lainnya.
Ketua Forum Walinagari Padangpariaman H Zulhendrani saat melantik Pengurus Forum Walinagari Padang Sago menyebutkan, kehadiran Forum Walinagari VII Koto Padang Sago tentunya akan semakin mengokohkan kembali semangat kesatuan masyarakat adat yang ada di Kecamatan VII Koto Lamo.
“Karena meskipun kita telah dimekarkan menjadi beberapa kecamatan dan nagari, namun secara adat jelas VII Koto Lamo tetap berada dalam kesatuan yang tidak terpisahkan satu sama lain,” terang, H Zulhendrayani.
Camat VII Koto Zaldi Arnas mengaku menyambut positif kehadiran Forum Walinagari VII Koto Padang Sago. Terlebih lanjutnya, mengingat banyaknya perubahan regulasi yang lahir terkait aturan pemerintahan nagari.
“Dengan adanya wadah ini tentunya ke depannya akan bisa dilahirkan visi yang sama dalam menyikapi berbagai perkembangan maupun dalam membangun nagari,” terangnya.
Di pihak lain, sejumlah tokoh masyarakat VII Koto lamo, seperti H Sudirman Ghani dan Ramal saleh yang juga Ketua Harian Kadin Provinsi Sumatera Barat mengaku sangat mengapresiasi dan menyambut baik kehadiran Forum Walinagari VII Koto Padang Sago.
“Karena ini layak dicatat sebagai sebuah sejarah baru bagi masyarakat VII Koto Padang Sago khususnya dan bagi masyarakat VII Koto Lamo pada umumnya,” terangnya.
Baik Sudirman Ghani maupun Ramal Saleh menyebutkan, kehadiran Forum Walinagari Padang Sago ke depannya akan sangat positif dalam mendorong semangat kebersamaan dan kekompakan antara walinagari maupun masyarakat yang ada di daerah ini. Di samping dihadiri sejumlah anggota DPRD asal VII Koto Lamo, tokoh masyarakat, juga hadir tokoh perantau VII Koto Lamo, seperti Uncu Olon. Ketua Forum Walinagari VII Koto Lamo, Darmawan Darwis dan sejumlah tokoh lainnya. (efa)





