METRO PADANG

Insannul Kamil Mendaftar, Peta Pemilihan Rektor Unand “Bergetar”

1
×

Insannul Kamil Mendaftar, Peta Pemilihan Rektor Unand “Bergetar”

Sebarkan artikel ini
PENDAFTARAN— Ir. Insannul Kamil, Ph.D, IPM, ASEAN Eng mendaftar sebagai calon Rektor Unand periode 2023-2028, ke Panitia Pemilihan Rektor, Senin (18/9) sekitar pukul 11.00 Wib.

LIMAU MANIH, METRO–Berpakaian jas sakral almamater Unand, Ir. In­sanul Kamil, Ph.D, IPM, ASEAN Eng. mendaftar dan didaftarkan sebagai calon Rektor Unand periode 2023-­2028. Insannul Kamil men­jadi calon rektor ke­enam yang mendaftar ke Panitia Pemilihan Rektor, Senin (18/9) sekitar pukul 11.00 Wib.

Sampai Senin siang, su­dah tercatat sekitar 9 calon rektor yang telah mendaftar ke panitia pemilihan rector. Mereka adalah, Prof No­vizar Nazir, Dr. Defriman Djafri, Prof. Afriwardi. Kemudian, Prof. Nursyirwan Effendi, Dr.Ir Feri Arlius MSc, Dr. Ir. Insannul Kamil, Ph.D, IPM, ASEAN Eng.

Selanjutnya, Dr Ir. Munzir Busniah,. Prof. Ikhwana Alfitri dan Prof. Fatma Sri Wahyuni

Baca Juga  Masa Transisi New Normal, Satpol PP Kerahkan Personel Sosialisasi Perwako

Insannul Kamil yang dik alangan aktivis dan jurnalis biasa disapa Pak Na­nuk ini, mendaftar serta di­dam­pingi oleh akademisi senior, dosen muda laki-laki dan perempuan.

“Bismillah saya men­daf­tar sebagai calon Rektor Unand, semoga niat baik kita un­­tuk meningkatkan kemajuan yang telah dicapai Unand sampai saat ini  diterima seluruh civitas akademika dan pemangku kepantingan Unand,” ujar Insannul Kamil.

Dari data Panitia Pemilihan sudah terdapat 6 Calon yang Mendaftar.

Selain Insannul Kamil ada juga ada calon lain yang mendaftar. Tapi melihat rekam jejak dan jam terbang dalam dunia akademis dan profesional, Insannul Kamil dinilai punya banyak kelebihan dan reputasi dibandingkan calon rektor lainnya.

Baca Juga  Polda Sumbar Gelar Seleksi Diklatpim III

Apalagi jabatan Wakil Rektor bidang SDM dan Teknologi Informasi serta Wa­ketum Kadin Indonesia dan Majelis Akreditasi LAM (Lembaga Akreditasi Man­diri) membuat Insannul dinilai punya kelebihan.

Namun begitu proses Pemilihan Rektor Unand yang bertahap, tentu semua calon harus melewatinya.

Ada pemilihan pada tingkat dosen, pemilihan tingkat Senat Univeristas sampai terakhir pemilihan oleh Majelis Wali Amanat di sini suara Menteri (pemerintah) ada 35 persen. “Selaku calon, saya akan lalui semua proses sampai terpilih rektor, kepada kolega saya mohon doa dan supportnya,” ujar Insannul Kamil. (cr1)