PESSEL, METRO–Keberadaan dua anak Anak Buah Kapal (ABK) yang hilang kontak saat berlayar menggunakan kapal pengangkut barang di perairan Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) masih belum diketahui. Pasalnya, memasuki hari kelima pencarian, Senin (18/9), Tim SAR gabungan belum berhasil menemukannya.
Diketahui, dua ABK yang hilang kontak tersebut bernama Tedi Harianto (42) dan Reno (31). Mereka dilaporkan hilang kontak usai berangkat dari Muara Batang Kapas menuju Pulau Karabak Kecil, Kabupaten Pessel pada Kamis pagi (14/9).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, Abdul Malik mengakui pihaknya belum berhasil menemukan kapal dan2 ABK yang hilang kontak tersebut. Menurutnya, proses pencarian masih akan dilakukan.
“Untuk update pencarian dua orang warga yang hilang masih nihil. Belum ada hasil. Pahadal, pencarian sudah kita mulai sejak pukul 07.00 WIB hingga sore. Hari ini (kemarin-red) sudah pencarian hari kelima,” kata Abdul Malik.
Dijelaskan Abdul Malik, untuk melakukan pencarian, pihaknya mengerahkan kapal KN SAR Yudistira. Sedangkan di perairan Pessel, gelombang masih tinggi sehingga sedikit mengganggu proses pencarian terhadap korban.
“Kendala pencarian hanya gelombang yang tinggi. Meski begitu, besok (hari ini-red), proses pencarian kembali dilakukan. Area penyisiran akan teus diperluas. Mudah-mudahan, dua ABK itu bisa ditemukan sebelum pencarian dihentikan,” tutupnya.
Abdul Malik menuturkan, sejumlah instansi pendukung lainnya ikut membantu melakukan pencarian. Di antaranya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, Palang Merah Indonesia (PMI), insan kebencanaan, nelayan dan masyarakat setempat.
Sebelumnya, kapal pengangkut barang yang berangkat dari Muara Batang Kapas menuju Pulau Karabak Kecil dilaporkan hilang kontak di perairan Kabupaten Pesisir Selaran, Kamis (14/9). Diketahui, kapal itu berisi dua orang Anak Buah Kapal (ABK).
“Informasinya, ada dua kapal pengangkut barang berangkat dari Muara Batang Kapas menuju Pulau Karabak Kecil. Sesampai di Pulau Karabak Kecil, hanya satu unit kapal yang sampai. Sedangkan satu unit kapal lainnya belum kembali sampai saat ini,” kata Abdul Malik. (rio)






