OLAHRAGA

AC Milan VS Newcastle United, Reuni Sandro Tonali

4
×

AC Milan VS Newcastle United, Reuni Sandro Tonali

Sebarkan artikel ini

AC Milan akan menjamu Newcastle pada match­day 1 Grup F Liga Champions 2023/2024. Per­tandingan Milan vs Newcastle di San Siro ini akan kick-off Selasa (19/9) pukul 23.45 WIB.

Bicara tentang duel ini, ada satu sosok yang menjadi sorotan. Sosok itu a­dalah Sandro Tonali, gelandang Italia yang musim ini dibeli Newcastle dari Milan. Dia bakal kembali ke San Siro, tapi kali ini sebagai lawan.

Musim lalu, Milan mencapai semifinal Liga Champions, tapi dikandaskan sang rival sekota Inter Milan dengan agregat 0-3. Musim lalu, Newcastle finis peringkat empat di Premier League dan lolos ke fase grup Liga Champions untuk pertama kalinya sejak 2002/2003. Mereka langsung masuk grup neraka bersama Milan, PSG, dan Borussia Dortmund.

Newcastle pun memperkuat skuadnya untuk tampil di Liga Champions musim ini, dan salah satunya adalah dengan merekrut Tonali dari Milan. Tonali ditebus dengan biaya transfer mencapai €64 juta.

Milan sendiri juga su­dah belanja banyak di bursa transfer musim panas. Setelah melepas Tonali dan beberapa pemain lain, Milan mendatangkan amunisi-amunisi baru seperti Christian Pulisic, Tijjani Reijnders, Samuel Chukwueze, Ruben Loftus-Cheek, Noah Okafor, dan Yunus Musah.

Menyongsong jadwal UCL 2023-2024 pekan pertama, kondisi AC Milan dan Newcastle United saling bertolak belakang. AC Milan remuk redam usai ka­lah 5-1 di tangan Inter Milan, dalam Derby della Madonnina di Liga Italia 2023-2024 akhir pekan lalu.

Di sisi lain, Newcastle United punya modal bagus jelang penampilan comeback di Liga Champions Eropa. Akhir pekan lalu The Magpies asuhan Eddie Ho­we berhasil menjinakkan Brentford dalam lanjutan Liga Inggris 2023-2024. Hasil positif tersebut sekaligus menghentikan rekor buruk sebelumnya, yakni 3 kekalahan beruntun.

Baca Juga  Akhir Juni, Dispora Padang Gelar Popda

Kekalahan dalam derby akhir pekan lalu memang sangat menyakitkan bagi AC Milan. Dalam laga tersebut Milan kalah dalam banyak sisi dari Inter, termasuk soal agresivitas serangan. Berdasar statistik whoscored, Rossoneri ha­nya melepaskan 9 tembakan (2 on target), sebalik­nya Nerazzurri membukukan 14 tembakan (7 on target).

Keunggulan AC Milan saat menguasai 60 persen ball possession menjadi sia-sia, lantaran mereka kerap gagal membongkar pertahanan Inter. Keberhasilan Inter yang membuat 12 tekel sukses dan 8 kali unggul duel udara, juga menjadi kunci soliditas pertahanan mereka.

Jelang terjun ke ajang Liga Champions tengah pekan ini, Stefano Pioli selaku juru taktik AC Milan mesti segera memperbaiki kelemahan timnya. Bagi Milan, Newcastle jelas bukan lawan yang mudah. Terlebih di EPL pekan lalu The Magpies melakukan 22 kali tekel saat bersua Brentford, dengan 12 di antara­nya terhitung sebagai tekel sukses.

“Kekalahan ini sangat memalukan, karena sampai dengan skor 3-1 sebenarnya tim masih cukup bagus. Kami harus lebih solid dan waspada. Kami akan belajar dari situasi ini, untuk kembali meraih kemenangan di hari Selasa,” kata Pioli melalui Milan TV, usai laga derby.

Di kubu seberang, aura positif tengah menaungi Newcastle United jelang laga UCL 2023-2024. Kemenangan atas Brentford telah mengangkat kepercayaan diri tim, terutama jelang turun ke fase grup Liga Champions sejak terakhir kali terjadi pada edisi 2002-2003 silam.

Hal lain yang membuat Howe senang adalah tim­nya sukses menorehkan clean sheet pertama mu­sim ini. Jika ditarik ke belakang, usai mendapatkan 6 clean sheet beruntun pada periode November 2022 sampai Januari 2023, pertahanan Newcastle menjadi sangat payah. Dalam 22 laga EPL setelahnya The Magpies hanya 2 kali clean sheet, sebelum bertemu Brentford kema­rin.

Baca Juga  Inggris Dominasi Pentas Eropa

“Clean sheet ini sangat penting. Kokohnya perta­hanan kami menjadi salah satu kekuatan. Tapi kami juga harus segera berbenah, karena lawan ba­nyak menciptakan peluang, dan lambat laun itu bisa menjadi titik lemah kami,” ucap Howe, dikutip dari laman resmi klub.

Di laga ini AC Milan tentu mengincar momentum kebangkitan. Akan tetapi Newcastle diprediksi bisa memberikan perlawanan, terlebih The Magpies pu­nya kartu as bernama Sandro Tonali, eks gelandang AC Milan pada musim 2021 sampai 2023.

Sandro Tonali bisa menjadi pilihan bagus bagi pelatih Eddie Howe untuk lini tengah Newcastle. Pemain lain seperti Kieran Trippier, Sven Botman, dan Anthony Gordon juga da­pat menjadi andalan. Alexander Isak yang diistirahatkan melawan Brentford juga siap main.

Dari kubu AC Milan, Stefano Pioli diprediksi memainkan starting XI yang tak jauh berbeda ketika laga derby. Para pemain kunci seperti Davide Calabria, Simon Kjær, Théo Hernandez, dan Olivier Giroud, dituntut untuk membantu membangkitkan mental bermain para rekannya. (*/rom)

Prediksi Susunan Pemain

AC Milan (4-3-3): Maignan; Theo Hernandez, Kjaer, Tomori, Calabria; Reijnders, Krunic, Loftus-Cheek; Leao, Giroud, Pulisic.

Pelatih: Stefano Pioli.

Newcastle (4-3-3): Pope; Burn, Botman, Schar, Trippier; Longstaff, Guimaraes, Tonali; Gordon, Isak, Almiron.

Pelatih: Eddie Howe.