BERITA UTAMA

Modus Dana Bantuan, Nama Wakil Ketua DPRD Sumbar Dicatut, Pengurus Masjid di Solok Tertipu, Uang Rp 50 Juta Raib

0
×

Modus Dana Bantuan, Nama Wakil Ketua DPRD Sumbar Dicatut, Pengurus Masjid di Solok Tertipu, Uang Rp 50 Juta Raib

Sebarkan artikel ini
DICATUT— Akun WhatsApp palsu yang memakai foto dan nama Wakil Ketua DPRD Sumbar Suwirpen Suib. Akun itu digunakan oleh penipu hingga memakan korban pengurus masjid di Solok.

PADANG, METRO–Musibah menerpa Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) Suwirpen Suib. Namanya dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan dengan modus pemberian bantuan.

Salah satu korban perbuatan tersebut yaitu Pengurus Masjid Nurul Yaqin di Nagari Kinari, Kecamatan Bukit Sundi, Kabupaten Solok. Akibat aksi penipuan itu, pengurus Masjid Nurul Yakin menga­lami kerugian yang sangat besar yakni Rp50 juta.

Suwirpen saat dikonfirmasi, Minggu (17/9) mengatakan, modus penipu yang menggunakan nama Suwirpen Suib itu adalah akan memberikan bantuan sebesar Rp160 juta kepada Masjid Nurul Yaqin. Namun pengurus harus mentransfer dulu uang sebesar Rp60 juta untuk diberikan kepada yayasan yang disebut pelaku. Setelah itu dana bantuan akan ditransfer penuh kepada pengurus.

“Antusias mendengar kabar itu pengurus masjid berusaha mencarikan da­na yang diminta, sehingga pengiriman dilakukan de­ngan tiga tahap hingga terpenuhi Rp50 juta. Tiba-tiba kabar itu masuk ke saya dan saya menyarankan untuk melapor kepolisian. Jelas itu bukan nomor sa­ya,” katanya.

Dia mengatakan, untuk meyakinkan korban oknum itu mengirimkan bukti trans­fer palsu yang telah diedit, karena kurang teliti korban pun percaya.

“Kita meminta ma­sya­rakat untuk waspada dengan penipuan yang ber­kembang pada era digital. Dalam aturannya bantuan untuk masjid itu biasanya cair dalam 60 hari, ketika dijanjikan cepat maka itu adalah penipuan,” tegas Suwirpen.

“Banyak modus penipuan yang berkembang sekarang, mulai dari mo­dus hadiah hingga bantuan-bantuan yang menga­tas­namakan orang. Diha­rapkan masyarakat was­pada,” katanya

Terkait persoalan ini, lanjut Suwirpen, pihaknya akan melapor ke Polda Sumbar hari ini, Senin, (18/9). “Hingga sekarang ada beberapa kolega saya yang mengkonfirmasi ada oknum yang mengatasnamakan saya untuk melakukan penipuan,” terangnya.

“Namun yang sudah mengirimkan uang yaitu pengurus masjid Nurul Yaqin, ada juga kolega yang mengetahui itu penipuan. Oknum itu juga menggu­nakan nomor yang berbeda-beda saat melancarkan aksi,” tambahnya. (fan)