PEMERINTAH Kabupaten Solok Selatan (Pemkab Solsel) di bawah kepemimpinan Bupati Khairunas dan Wabup Yulian Efi telah menyiapkan bantuan seragam gratis bagi siswa SD, SMP, SMA/SMK dan sekolah agama sebanyak 21.828 di tahun 2023.
Awal September 2023 sebanyak 12.734 stel seragam sekolah telah tuntas disalirkan kepada murid TK, SD dan SMP di bawah Dinas Pendidikan Solsel. Sementara 9.094 stel seragam sekolah sedang dalam proses pengadaan dan nantinya akan dibagikan kepada siswa SMA/SMK dan madrasah di bawah Kementerian Agama (Kemenag).
Penyaluran seragam sekolah gratis tersebut untuk mengurangi beban masyarakat untuk pendidikan keluarga, serta motivasi bagi anak didik untuk terus giat belajar demi mencapai tujuan pendidikan mencerdaskan dan berkarakter sesuai visi misi Pemkab Solsel dalam mewujudkan sumber daya manusia yang berkarakter, produktif dan kompetitif.
Hal ini dalam mempersiapkan generasi Solsel yang berkualitas, berdaya saing dan memiliki akhlak yang baik di sektor pendidikan.
Program ini direalisasikan Bupati Khairunas sejak tahun 2021 lalu, dia mengelontarkan anggarkan dana APBD sekitar Rp1,19 miliar untuk 4.769 stel seragam gratis merah putih, biru putih plus seragam Pramuka untuk siswa SD dan SMP.
Sementara di tahun 2022 sebanyak 19.464 pasang seragam gratis untuk pelajar dari jenjang pendidikan SD dan SMP, SMA, SMK, dan lembaga pendidikan di bawah binaan Kemenag dan swasta.
SD dan SMP sebanyak 9.696 pasang, SMA/SMK sebanyak 4.750 pasang. Sedangkan untuk siswa yang bersekolah di MI/Mts/MA dan swasta menerima sebanyak 5.018
Untuk 12.734 stel seragam gratis diperuntukan bagi siswa SD dan SMP telah rampung dibagikan oleh Pemkab Solok Selatan, dan sekolah di Sangir Balai Janggo merupakan daerah yang terakhir menerima bantuan seragam tersebut.
Bupati Solok Selatan Khairunas mengatakan penyaluran seragam gratis ini merupakan tahun ketiga pelaksanaan program unggulan pemerintah di bidang pendidikan. Diharapkan dengan berlanjutnya program ini akan semakin banyak peserta didik di Solok Selatan yang semangat dalam menjalankan pendidikannya.
Dukungan Pemkab dalam bentuk seragam gratis ini, bentuk tanggung jawab Pemkab untuk mempersiapkan generasi Solok Selatan yang berkualitas.
Pentingnya program ini kata Khairunas diserahkan demi kemajuan masyarakat dalam bidang pendidikan, dan disalurkan pada setiap kegiatan dan even daerah bersama dinas Pendidikan Solsel.
Pemkab berharap semoga ke depannya masalah seragam sudah tidak lagi menjadi alasan bagi orang tua untuk enggan menyekolahkan anaknya. Karena pendidikan menjadi hal penting dalam mempersiapkan masa depan generasi penerus daerah.
Semoga saja sebutnya bisa jadi motivasi dan semangat bagi anak didik di daerah Solsel ini. Mereka cikal bakal pemimpin masa depan daerah dan kita harus berupaya mensuport mereka mulai saat ini. (adv)






