KURANJI, METRO–Anggota DPRD Kota Padang Muzni Zen melakukan reses III tahun 2023 di Dapil 2 (Kecamatan Kuranji- Pauh). Dalam reses pada 5 hingga 9 September itu, di Politisi Partai Gerindra ini menjemput aspirasi warga di Kelurahan Kuranji, Gunung Sarik, Sungai Sapih dan di Aia Paku RW 6, Kelurahan Sungai Sapih.
Beragam aspirasi warga diterima Muzni Zen, langsung disampaikan ketua RW dan RT Kelurahan Sungai Sapih berupa jalan, drainase, serta fasilitas penerangan, betonisasi, batu baronjong atau fondasi di bibir sungai.
Selain itu masalah mobiler kantor lurah Sungai Sapih, betonisasi jalan penghubung perbatasan Kuranji dengan Lubuk Minturun, penguatan tebing sungai, juga disampaikan warga hingga pengusulan pemasangan traffic lighat di Bypass-simpang RSUD.
Warga juga mengusulkan agar bisa dibuatkan jembatan penyebarangan di depan kantor Balaikota untuk menghindari kecelakaan. Keberadaan jembatan selain berfungsi sebagai tempat penyeberangan bisa menjadi sebuah ikon di Kota Padang.
Sementara itu Lurah Sungai Sapih Junaidi, mengapresiasi reses III anggota DPRD Muzni Zen, untuk menjemput langsung aspirasi warga. Karena saat ini banyak persoalan warga yang harus diselesaikan dan dicari solusinya.
“Diminta pada RT dan RW untuk mengusulkan apa saja kebutuhan pembangunan kepada anggota dewan,” ujar Junaidi.
Sementara itu di Kelurahan Kuranji, Muzni Zen menerima aspirasi warga, yaitu masalah banjir, drainaise yang banyak tidak berfungsi dan mengakibatkan banjir. Kemudian, banyaknya pembangunan perumahan membuat lahan pertanian berkurang, petani butuh irigasi,
Selanjutnya, persoalan banjir di jalan raya Belimbing (depan PGA sampai Batang Sungai Bukit Napa) ikut mencuat dalam reses tersebut. Banjir di sekitar kantor lurah Kuranji mengakibatkan pagar rusak.
“Kita juga mengusulkan bantuan mesin untuk membuat pelet makanan ikan guna meningkatkan ekonomi masyarakat. Kondisi sekarang ini di Kelurahan Kuranji adalah banjir. Untuk itu kita harapkan kepada anggota dewan Muzni Zen untuk bisa mencarikan solusi banjir tersebut,” kata Lurah Kuranji Syahrial.
“Selain itu kami juga minta untuk bisa memberikan pokirnya berupa mesin untuk membuat pelet makanan ikan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Soalnya dulu daerah kita ini terkenal dengan banyak kolam ternakan ikan,” tambah Syahrial.
Sedangkan di Kelurahan Gunung Sariak, warga juga meminta perbaikan jalan dan drainase agar tidak ada lagi banjir lagi serta penerangan PJU, pembinaan UMKM. Lalu, juga ada usulan perbaikan jalan, pengecoran dan perbaikan jalan di depan Telkom dan masalah lainnya.
Lurah Gunung Sarik Gusmizal mengucapkan terima kasih atas kunjungan reses Muzni Zen. Menurut dia, apa yang disampaikan RT dan RW seperti jalan, drainasise, lampu jalan, langsung berhadap dengan anggota dewan. “Ini bisa disikapi dan diperjuangakan menjadi proritaskan di Kelurahan Gunung Sarik. Uutuk kantor lurah butuh mobiler beruapa AC,” sebut Gusmizal.
Sementara itu anggota DPRD Muzni Zen, mengaku aspirasi warga akan ditampung dan kemudian dipilih mana yang dibiayai APBD Kota Padang, dan kewenangan Provinsi, atau pemerintah pusat.
“Dari pembicaraan reses III ini di Kuranji mengemuka kelangkaan pupuk dan harganya juga tinggi,” tegasnya.
Pengadaan pupuk untuk petani, sebutnya, serta pelatihan untuk UMKM agar bisa berjualam secara online, terus persoalan banjir dari bukit napa dengan solusinya aliran diperbaiki dan di pelebaran. Petani ikan minta pembinaan karena Kuranji dulu tersebut penghasil ikan.
“Persoalan banjir yang sudah di sampaikan, solusinya jalan raya Kuranji diperbesar dan drainase perlu diperbaiki, serta kajian amdal untuk perumahan baru yang di sampaikan menghambat saluran,” pungkas Muzni. (ped)






