BERITA UTAMA

Dukungan Besar Mengalir untuk Prabowo di Sumbar, Disambut Meriah Massa, Diarak Ribuan Motor

0
×

Dukungan Besar Mengalir untuk Prabowo di Sumbar, Disambut Meriah Massa, Diarak Ribuan Motor

Sebarkan artikel ini
DISAMBUT RIBUAN ORANG— Prabowo Subianto disambut ribuan orang sat menghadiri acara Konsolidasi Zona III Pemenangan Pileg Partai Bulan Bintang dan Pemenangan Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden 2024, di Kota Padang.

PADANG, METRO–Bakal calon Presiden (Bacap­res) Indonesia H Prabowo Su­bianto menghadiri Konsolidasi Zona III Pemenangan Pileg Partai Bulan Bintang (PBB) dan Pemenangan Prabowo Su­bianto sebagai Presiden RI 2024, Sabtu (9/9/2023). Zona tiga terdiri dari Provinsi Sumatra Barat, Sumut, Sum­sel, Riau, Jambi, Kepri, Bengkulu, Lampung, Ban­ten dan DKI Jakarta.

Turut hadir Ketua Umum PBB Yusril Ihza Ma­hendra, Sekjen PBB Afrian­syah Noor, Ketua DPD Gerindra Sumbar Andre Rosiade, Ketua DPW PBB Sumbar Zaldi Heriwan, dan tokoh-tokoh masyarakat Sumbar lainnya. Kedata­ngan Prabowo ke Sumbar disambut ribuan pendu­kung dan simpatisannya yang tak surut meski hujan meng­guyur BIM saat landing.

Sekjen PBB Afriansyah Noor yang juga pe­nang­gung jawab pemenangan Zona III menyebutkan, Yusril ditawarkan kepada Prabowo sebagai calon wakil Presiden. “Saya ber­sama pak Yusril sudah me­nemani pak Prabowo da­lam menerima dukungan ratu­san ninik mamak se-Sum­bar yang siap meme­nang­kan pak Prabowo se­bag­ai Presiden,” kata Af­riansyah Noor yang juga Wakil Men­teri Tenaga Kerja.

Awalnya, dia merasa ketakutan, Prabowo tak hadir. “Tapi yang namanya pemimpin harus hadir. Pe­mimpin harus amanah. Ciri-ciri yang amanah dan tepat janji ada pada diri Pra­bowo,” katanya pada acara ketiga PBB setelah  zona I di Makassar dan zona II di Surabaya dan selanjutnya zona IV di Papua pada 23 September 2023.

Afriansyah Noor me­nyebut, konsolidasi itu dila­kukan tujuannya untuk me­menangkan Prabowo seba­gai Presiden dan PBB men­dapatkan kursi di DPR RI dengan melewati am­bang batas parliamenteray thres­hold (PT). “Saya dan PBB sangat bangga bisa bekerja sama dengan semua lini di Partai Gerindra. Di Sumbar diberikan suport besar dari Andre Rosiade,” katanya.

Afriansyah menyebut, tanda-tanda alam Prabowo Presiden terlihat di Sumbar. Karena tiba-tiba saja saat Prabowo mendarat di Ban­dara Internasional Minang­kabau (BIM) turun hujan. Padahal di lokasi acara tidak hujan. “Ketika pak Prabowo landing, hujan. Karena di tempat acara tidak hujan. Inilah tanda-tanda kalau pak Prabowo akan menjadi Presiden,” katanya.

Yusril Ihza Mahendra dalam orasi politiknya me­ngutip pembukaan Un­dang Undang Dasar (UUD) 1945. “Bahwa sesungguhnya Ke­merdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus diha­puskan, karena tidak se­suai dengan perikema­nu­siaan dan perikeadilan.

Dan perjuangan perge­rakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah ke­pada saat yang berbahagia dengan selamat sentausa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan Ne­gara Indonesia, yang mer­deka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Atas berkat rakhmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supa­ya berkehidupan kebang­saan yang bebas, maka rakyat Indonesia menya­takan dengan ini kemer­dekaannya.”

Kata Yusril, dukungan PBB juga teringat dengan buku tafsir Buya HAMKA. “Kita tak pernah menga­lahkan Belanda. Belanda dikalahkan Jepang. Kita tak pernah mengalahkan Je­pang. Jepang dikalahkan sekutu. Karena itulah, ke­mer­dekaan kita atas ber­kat Rahmat Allah. Kalau tidak, tak ada kemerdekaan terjadi. Alah tak mengubah nasib suatu kaum kalau kaum itu sendiri tak me­ngu­bahnya,” katanya.

Saat ini, sebut Yusril,  80 tahun Indonesia merdeka, tapi masih ada yang belum bisa dilaksanakan. Bahkan ada negara yang merdeka setelah Indonesia tapi su­dah melompat selangkah di depan. “Setelah refor­masi 1998 harusnya kita bisa melompat ke depan. Sayang pemimpin kita silih berganti dan belum me­miliki kemampuan mem­buat­nya seperti tu. Pak Pra­bowo kami anggap bisa mewujudkannya,” katanya.

Kata Yusril, PBB telah bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM). Awal­nya bersama PKB, dan PBB masuk. “PBB partai Islam modernis. Pikirannya mudah ditebak. Tak ber­belit-belit tak berkelok-ke­lok. Kami berunding, ber­musyawarah dan pu­tus­kan mendukung Prabowo. In­sya Allah PBB tetap kon­sisten dukung Prabowo. Kami tak berbelit dan bisa jadi teman koalisi yang setia dan dipercaya,” katanya.

Bahkan, secara internal Yusril menegaska tidak aka nada kader yang berbeda pendapatan. “Kalau ada yang mbalelo, kami beri peringatan keras. Pecat. Kami tak ingin PBB pecah,” katanya.

Soal dicalonkan men­jadi Cawapres, Yusril minta diserahkan ke Prabowo. “Kalau iya Alhamdulillah, kalau tidak Alhamdulillah. Kita tetap akan berada di sisi beliau. Kita istiqomah dan konsisten di jalan yang kurus. Kita orang Islam yang di tengah-tengah. Tak ekstrem kiri dan kanan. Setia dengan Islam yang jadi jalan kita bersama. Islam yang lurus,” kata Yus­ril yang dilanjutkan dengan Komitmen bersama pe­menangan Pemilu dan Pra­bowo dari DPW dan DPC PBB di Zona III.

Prabowo Subianto sa­ngat berterima kasih atas dukungan PBB dan juga masyarakat Sumbar atau Minangkabau. “Kita ber­kumpul di Kota Padang, ibu kota Sumbar. Saya kenal dekat dengan Prof Yusril yang pernah memegang jabatan kunci di negeri ini. Baik Mensesneg, Menkum­ham dan lainnya. Sebagai aktor di belakang layar re­formasi 1998, tentu su­dah memikirkan matang-ma­tang memberikan duku­ngan kepada saya. Juga ada Sekjen PBB Afriansyah Noor yang juga Wamena­ker. Saya dekat dengan PBB. Tokoh-tokoh Masyumi masa lalu. Yang saya ang­gap sebagai guru penga­suh dan senior. Terima ka­sih. Bangga. Saudara-sau­dara masih memberi duku­ngan dan kepercayaan kepada saya. Untuk saya maju sebagai Presiden 2024,” katanya.

Kata Prabowo, megabdi pada negara memang ke­wajiban seorang patriot, seorang yang cinta tanah air yang cinta bangsanya. Yang cinta rakyatnya. Ke­wajiban seorang patriot adalah berbakti, mengabdi dan berkorban sampai na­fas terakhir. Itu dorongan dari dalam. Dorongan ke­pada banyak tokoh dan patriot yang mereka mung­kin tak merasakan Indonesia merdeka.

“Mereka berkorban se­ga­la-galanya. Hanya de­ngan impian dan cita-cita merdeka. Kehendak untuk tidak mau dijajah. Tak mau jadi kacung bangsa-bangsa lain itu ada dalam hati saya, sehingga saya mera­sa besar dengan dorongan dan kepercayaan tokoh-tokoh besar ini. Banyak yang  telah memberikan kepercayaan saya maju Pilpres,” katanya.

Prabowo yakin, dengan keberadaan Yusril, akan dicarikan sistem politik yang tidak mahal yang cocok di Indonesia. Agar ekonomi bisa membaik, gaji baik dan tidak ada lagi korupsi. “Semua yang baik yang dibuat Presiden Joko­wi bagus dilanjutkan arau ditambah. Sepert Kartu Indonesia Pitnra, Kartu Sem­bako, Prakerja dan Program Keluarga Harapan, harus diamankan dan dite­ruskan,” katanya.

Di akhir pidatonyo, Pra­bowo menyebut mental harus diperbaiki karena ada tiga macam orang saat ini. Pertama orang yang berbuat, kedua orang yang menonton orang berbuat dan ketiga yang bertanya-tanya saja apa yang se­dang dibuat orang lain. “Kita harus bermental no­mor satu. Mari kita be­r­kum­pul para putra terbaik bangsa yang ingin Indonesia lebih baik lagi,” kata Prabowo.

Disambut Ribuan Orang Diiringi Hujan

Prabowo Subianto men­darat di Bandara Inter­nasional Minangkabau (BIM), Sabtu sekitar pukul 11.35 WIB. Ribuan orang telah menanti Prabowo di lapangan parkir VIP BIM sejak pagi hari dan sangat antusias ingin bertemu. Hujan yang turun tak me­nu­runkan semangat me­reka untuk meneriakkan “Prabowo Presiden!”

Saat turun dari pesawat, Prabowo disambut Sekjen PBB Afriansyah Noor, Ke­tua DPD Partai Gerindra Sumbar Andre Rosiade, Ketua DPW PBB Sumbar Zaldi Heriwan, Anggota DPR RI Suir Syam  dan Ade Rezki Pratama, pengurus DPD Gerindra dan PBB Sumbar serta Kabupaten dan Kota se-Sumbar. To­koh-tokoh masyarakat ju­ga terlihat menyambut dengan senang.

Prabowo, seperti biasa menyapa para pendukung­nya saat keluar dari VIP BIM dan menuju mobil tum­pangannya. Dari  kaca mo­bil Toyota Alphard, Prabo­wo mengeluarkan kepala dan sebagian badannya untuk menyalami para pen­du­kung asal Ranah Minang yang sudah sangat merin­dukannya. Prabowo terli­hat membagi-bagikan baju kaos berwarna krem.

Perlahan, mobil ber­warna putih dengan pelat nomor B 108 PAD itu ber­jalan keluar dari BIM dan diarak oleh seribuan motor pendukungnya. Prabowo sempat keluar dari rooftop mobil dan menyalami pen­dukungnya yang telah me­nunggu di luar bandara. Teriakan Prabowo Presi­den terus menggema.

“Terima kasih, terima kasih,” kata Prabowo yang terlihat dengan raut wajah senang menemui masya­rakat yang sangat loyal memilihnya sejak Pemilu Presiden 2014 dan 2019. Sumbar adalah basis uta­ma atau lumbung suara Prabowo Subianto dan Par­tai Gerindra.

Ketua DPD Partai Ge­rindra Sumbar Andre Ro­siade mengaku sangat se­nang dengan kedatangan kedua kalinya Prabowo ke Sumbar pada 2023. “Ribuan orang telah menanti pak Prabowo dan senang ber­temu dengan beliau. Ini adalah bukti kecintaan pak Prabowo kepada Sumbar yang tak pernah surut,” kata anggota DPR RI asal Sumbar ini.

Dukungan Ninik Mamak Pemangku Adat

100 ninik mamak pe­mang­ku adat di Sumatra Barat (Sumbar) menya­takan dukungannya kepa­da Prabowo Subianto pada Pilpres 2024 mendatang. Hal itu dilakukan dalam konsolidasi ninik mamak pemangku adat Sumbar di Pangeran Beach Hotel yang turut disaksikan Ketua Umum PBB Prof Yusril Ihza Mahendra dan Sekjen PBB Afriansyah Noor, Ketua DPD Partai Gerindra Sum­bar dan Ketua DPW PBB Sumbar Zaldi Heriwan.

Ulama besar Sumbar Buya Masoed Abidin juga terlihat di acara. Prabowo diberikan kesempatan ber­orasi di hadapan datuk-datuk dari 19 Kabupaten dan Kota di Sumbar itu. Masoed Abidin melihat, para ninik mamak pe­mang­ku adat yang hadir pada acara itu terlihat begitu serius menyatakan du­kungan kepada Prabowo. Mereka mayoritas datang dari nagari-nagari dan dari berbagai suku.

“Menurut pendapat bu­ya, yang datang dari naga­ri sudah terseleksi dan sangat loyal. Buya bersua yang dari Talu, dan daerah-daerah lain, mereka serius mendukung Pak Prabowo,” kata mantan Ketua MUI Sumbar ini.

Sekjen PBB Afriansyah Noor mengatakan, du­ku­ngan kepada Prabowo Su­bianto sudah secara resmi diberikan PBB. Saat meng­gelar acara di Padang, Wakil Menteri Tenaga Ker­ja yang bergelar Datuk Rajo Basa itu menye­but­kan, dukungan dari masya­rakat adat juga mengalir. Dan disampaikan dalam acara konsolidasi ninik mamak pemangku adat Sumbar.

Prabowo berterima ka­sih atas dukungan ninik mamak pemangku adat di Sumbar yang secara lang­sung diterimanya di Pa­dang. “Saya berterima ka­sih, bahwa rakyat Minang­kabau selalu mendukung saya dari dulu. Bahkan dari pemilihan Presiden yang lewat, di sinilah dukungan saya yang paling besar di Indonesia. Mayoritas di Sumatra,” kata Prabowo.

Mohon Doa Restu

Prabowo meminta doa dan restu tokoh-tokoh ma­syarakat Sumbar saat ber­dialog di RM Silungkang Padang. Prabowo menga­kui, Sumbar adalah basis utama pendukungnya saat terjun ke dunia politik. Di­dampingi PBB Afriansyah Noor, dan Ketua Gerindra Sumbar Andre Rosiade, Prabowo berterima kasih atas du­kungan ma­syarakat Sumbar yang tiada henti-hentinya kepadanya. Sam­butan me­riah diberikan kepada Ketua Umum Partai Gerindra itu.

“Saya datang ke Sum­bar kali ini atas undangan PBB yang telah mengen­dors dan menyuruh saya maju dalam Pilpres 2024. Sebagaimana kita ketahui, setiap lima tahun bangsa kita harus memilih wakil-wakilnya. Setiap anak bang­sa ikut bertanggung jawab atas masa depan bangsa itu,” kata Prabowo Subianto usai makan siang bersama bersama puluhan pimpinan ormas, tokoh masyarakat dan akademisi se-Sumbar. (*)