SAWAHLUNTO, METRO–Kapolres Sawahlunto AKBP Purwanto Hari Subekti, S. Sos, bagikan secara langsung ratusan buku bacaan kepada tiga (3) sekolah tingkat Dasar di Kota Sawahlunto, Jumat (8/9).
Menurut Kapolres program ini adalah Polri Peduli Budaya Literasi, dimana Distribusi Buku Sampai ke Pelosok Nusantara. “ Untuk itu Polri pada hari ini secara serentak di seluruh jajaran melakukan kegiatan literasi dengan mendistribusikan buku-buku baik itu buku pelajaran ataupun buku yang lain sampai ke Pelosok Nusantara, Ini untuk menambah wawasan, ilmu pengetahuan baik anak-anak ataupun masyarakat lainnya,” ucapnya.
Pembagian buku di tingkat Polres Sawahlunto sendiri kita laksanakan di tiga lokasi Di Kota Sawahlunto yakni SDN 10 Tanah Lapang, SDN 17 Air Dingin, dan terakhir SD Santa Lucia. “Masing-masing sekolah kita berikan 100 buku bacaan sehingga total buku yang kita kasihkan sebanyak 300 buku,” ujarnya.
Kapolres Sawahlunto menambahkan, pembagian buku ini merupakan perintah lansung dari Jendral Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si yang sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia dalam bidang pendidikan.
Dikesempatan itu Purwanto berharap pembagian buku ini bisa semakin mendorong budaya literasi anak-anak Kota Sawahlunto sehingga terwujud generasi penerus bangsa yang unggul dan siap bersaing di kancah Nasional maupun internasional.
“Semoga yang kami lakukan bisa memberikan efek positif di tengah masyarakat, khususnya dalam budaya membaca. Kami berharap masyarakat semakin terdorong dan berkontribusi untuk membangun budaya literasi di Indonesia khususnya di Kota Sawahlunto,” Kata dia.l
Dengan banyaknya koleksi bacaan semakin banyak anak-anak yang memiliki akses mendapatkan buku-buku bermanfaat. Dan dapat menghilangkan dari pengaruh negatif era gadget saat ini. Hal ini akan berdampak positif pada perkembangan akademik mereka dan memberikan kontribusi positif pada pembangunan bangsa ke depan,” Ucapnya.
Dari upaya seperti ini, Polri akan terus berperan aktif dalam menginspirasi budaya literasi yang kuat di seluruh negeri, memungkinkan masyarakat untuk meraih potensi maksimal mereka melalui pengetahuan dan pemahaman yang lebih baik. (pin)






