OLAHRAGA

Al Ettifaq Mulai Bergerilya untuk Datangkan Jadon Sancho

0
×

Al Ettifaq Mulai Bergerilya untuk Datangkan Jadon Sancho

Sebarkan artikel ini
Jadon Sancho bersama Manchester United.

KLUB Arab Saudi, Al Ettifaq tampaknya mulai bergerilya untuk mendatangkan Jadon Sancho dari Manchester United. Isu ini muncul di tengah persete­ruan Sancho dengan manajer Setan Merah, Erik ten Hag.

Kabarnya Al Ettifaq si­ap ajukan tawaran kepada Jadon Sancho jelang hari terakhir bursa transfer di Liga Pro Arab Saudi.

Melansir dari CBS pada Kamis (7/9), Al Ettifaq berharap bahwa penampilan impresif mereka di Liga Arab Saudi bisa menggoda Jadon Sancho untuk meninggalkan Manchester United sebagai pemain pinjaman.

Kedua belah pihak kini diduga sedang melakukan pembicaraan terkait kese­pakatan yang akan membawa winger Timnas Inggris itu ke Arab Saudi.

Lebih jauh, Al Ettifaq bersedia mencantumkan opsi pembelian di dalam kesepakatan. Namun, de­ngan bursa transfer di Arab Saudi yang akan ditutup dalam kurun waktu 12 jam kedepan, sebuah sumber yang mengetahui negosiasi tersebut diduga cukup yakin bahwa kemungkinan besar MU langsung me­nyetujui kesepakatan pinjaman itu.

Memang masih harus dilihat apakah Jadon Sancho sendiri akan terbuka untuk transfer tersebut.

Al Ettifaq sendiri dilatih oleh legenda Timnas Inggris dan Liverpool, Steven Gerrard. Di skuad mereka terdapat nama-nama be­ken macam Jordan Henderson, kemudian ada juga mantan gelandang Liverpool Georginio Wijnaldum. Bek Skotlandia Jack Hen­dry dan Moussa Dembele juga menjadi pemain bintang di klub asal Dammam itu.

Tak hanya itu, klub besutan Steven Gerrard itu juga baru saja mendatangkan winger Everton, Demarai Gray dengan biaya yang tidak disebutkan. Namun, diyakini biaya transfer Gray di angka 8 juta Pounds (Rp152 miliar) pada deadline transfer di Arab Saudi.

Minggu lalu, ketega­ngan Sancho dan manajer United Erik ten Hag terungkap setelah pelatih asal Belanda itu mengklaim man­tan bintang Borussia Dortmund itu dikeluarkan dari pertandingan kontra Arsenal karena penam­pilan latihan yang buruk.

Pemain berusia 23 ta­hun itu tidak ikut dalam rombongan skuad Man­chester United untuk laga melawan Arsenal pada ha­ri Minggu (3/9).

“Anda harus mencapai level tertentu setiap hari di Manchester United dan kami bisa membuat pilihan di lini depan. Untuk per­tandingan ini, dia tidak dipilih,” ujar Erik ten Hag.

Akan tetapi di media sosial X, Jadon Sancho membela diri dengan me­nuliskan: “Tolong jangan percaya semua yang Anda baca! Saya tidak akan mem­biarkan orang me­ngatakan hal-hal yang se­penuhnya tidak benar, sa­ya telah melakukan latihan dengan sangat baik minggu ini,” tulis Sancho.

“Saya yakin ada alasan lain mengenai masalah ini yang tidak akan saya bahas, saya sudah lama menjadi kambing hitam, dan itu tidak adil! Yang i­ngin saya lakukan hanyalah bermain sepak bola de­ngan senyuman di wajah saya dan berkontribusi untuk tim saya,” sambung­nya.

“Saya menghormati semua keputusan yang dibuat oleh staf pelatih, saya bermain dengan pemain-pemain fantastis dan saya bersyukur melakukannya, yang saya tahu setiap minggunya adalah sebuah tantangan,” imbuh­nya.

“Saya akan terus berjuang untuk lencana ini, apa pun yang terjadi!” tandas pemain jebolan akademi Manchester City itu. (jpg)