PDG. PARIAMAN, METRO–Bupati Padangpariaman Suhatri Bur menyatakan generasi muda harus diselamatkan dari pengaruh berbagai jenis narkotika. “Jadi apa yang dilaksanakan Wali Nagari Pauhkamba bersama jajaran sangat kita apresiasi. Pemerintah Kabupaten Padangpariaman akan mensupport dan mendukung penuh,” kata Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, kemarin, saat acara.
Katanya, Nagari Bersinar bukan hanya tagline saja. “Kita harus membentuk aksi nyata dalam upaya menyelamatkan generasi muda Padangpariaman dari bahaya narkoba,” ujarnya.
Bahkan Bupati meminta kepada BNNP Wilayah Sumatera Barat untuk bisa menindaklanjuti launching hari ini dengan mendirikan BNK tingkat Kabupaten Padangpariaman. Ditegaskan lagi, dirinya bersama jajaran akan sangat bersedia memfasilitasi pembentukan BNK tersebut. “Sekolah bersinar juga telah dilaunching di beberapa kecamatan, ini menjadi bagian pemerintah daerah untuk melakukan penolakan dan bersungguh-sungguh serta berkomitmen dalam aksi menolak dan memerangi Narkoba di Padangpariaman ini,” ujarnya.
Sebelumnya, Nagari Pauhkamba Kecamatan Nan Sabaris menjadi Nagari Bersih Narkoba (Bersinar) pertama di Padangpariaman, setelah dilaunching Gubernur Sumatera Barat Buya Mahyeldi dan Bupati Suhatri Bur di lapangan tugu Pasar Pauhkamba.
Ikut hadir mendampingi Bupati Suhatri Bur, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Padangpariaman Anwar, Kepala Disdagnakerkop UKM Jon Kenedi, Perwakilan Polres dan Dandim 0308, Camat Nan Sabaris Alkhaufa bersama unsur Forkopimca, dan wali nagari se Kabupaten Padangpariaman.
Launching Nagari Bersinar tersebut, juga disaksikan Plt Kepala BNNP Sumatera Barat Fortuna Maisari, Anggota DPRD Padangpariaman Syafrinaldi, Ketua LKAAM Zainir Dt. Rajo Mulie, dan tokoh masyarakat, serta siswa-siswi utusan sekolah se Kecamatan Nan Sabaris.
Sementara Gubernur Buya Mahyeldi menyampaikan, narkoba adalah perdagangan internasional yang bertujuan untuk melumpuhkan generasi dan bahkan bangsa ini. Maka dari itu katanya, narkoba dan jenis lainnya harus diperangi.
Dalam hal ini menurutnya, peran keluarga sangat penting, demikian juga dengan keterlibatan tokoh agama dan tokoh adat. Sarannya, anak harus dibekali dengan agama dan pemahaman keagamaan. “Kuatkan keluarga, jaga diri masing-masing budayakan keakraban dengan anak, penguatan keluarga. Sediakan waktu untuk keluarga dalam momen kebersamaan tiap harinya, agar jangan sampai anak-anak kita itu memilih tempat curhat yang salah,” ujarnya.
Sebelumnya Walinagari Pauhkambar Muhammad Nur melaporkan, Nagari Pauhkambar sudah sangat mengkhawatirkan masalah narkoba. Terangnya, telah banyak terjadi penangkapan para pecandu narkoba di wilayahnya dari pihak kepolisian. “Keadaan ini sangat mencemaskan kami, makanya sosialisasi perangi narkoba selalu dimarakkan,” ulasnya.
Namun, dalam memerangi Narkoba dan menyelamatkan generasi dia mengaku kewalahan. Dia meminta dukungan dan bantuan semua pihak termasuk pemerintah daerah provinsi maupun kabupaten. “Kami bersama masyarakat sudah bersepakat dengan komitmen untuk mengusir jika ada ditemukan di wilayahnya bandar Narkoba, meskipun pelakunya adalah asli Pauhkamba,” ungkapnya tegas. Prosesi launching nagari bersinar ini ditandai dengan pemukulan gandang tasa secara bersama-sama oleh Gubernur bersama Bupati dan diiringi yang lainnya. Kemudian ditutup dengan penandatangan bersama untuk berkomitmen memerangi dan menolak Narkoba dalam upaya menyelamatkan para generasi bangsa. (efa)






