OLAHRAGA

Indonesia Vs Turkmenistan, Andalkan Kolektivitas

1
×

Indonesia Vs Turkmenistan, Andalkan Kolektivitas

Sebarkan artikel ini
BERI INSTRUKSI— Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong memberikan instruksi kepada pemain Timnas jelang berujicoba dengan Timnas Turkmenistan dalam FIFA Matchday di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, pada Jumat (8/9) malam WIB.

Timnas Indonesia a­kan beruji coba dengan Timnas Turkmenistan da­lam FIFA Matchday di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, pada Jumat (8/9) malam WIB.

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, memanggil 24 pemain untuk melawan Turkmenistan. Namun, lima nama me­ngalami cedera.

Kelimanya adalah bek Viking FK di Liga Norwegia, Shayne Pattynama, duo PSM Makassar, Yakob Sa­yuri serta Yance Sayuri, striker Persikabo 1973, Dimas Drajad, dan gelandang Dewa United, Ricky Kambuaya.

Sebagai gantinya, Shin Tae-yong mempromosikan tiga pemain dari timnas U-23. Ketiganya ialah Alfeandra Dewangga, Dony Tri Pamungkas, dan Dzaky Asraf.

Lantas, seperti apa formasi Timnas Indonesia untuk menghadapi Turkmenistan? diprediksi Shin Tae-yong akan menerapkan pakem 4-1-1 berdasarkan skuad yang ada.

Setelah absen dalam FIFA Matchday Juni 2023, Nadeo Argawinata kembali ke Timnas Indonesia. Kiper Borneo FC Samarinda itu dapat menjadi pilihan utama Shin Tae-yong.

Bek KV Mechelen di Liga Belgia, Sandy Walsh, berpeluang untuk debut bersama Timnas Indonesia. Namun, pemain berusia 28 tahun itu kemungkinan akan datang dari bang­ku cadangan.

Pakem empat bek de­ngan komposisi Sandy Walsh, Jordi Amat, Fachruddin Aryanto, dan Edo Febriansyah dirasa bakal cocok dengan stok pemain belakang yang ter­sedia.

Shin Tae-yong diprediksi bakal mengandalkan sayap-sayap cepat dan kreatifnya untuk melawan Turkmenistan seperti Egy Maulana Vikri dan Saddil Ramdani.

Untuk menjaga keseimbangan lini tengah, Shin Tae-yong perlu memakai double pivot. Opsi menduetkan Marc Klok dengan Rachmat Irianto menjadi pilihan yang realistis.

Shin Tae-yong juga bisa memaksimalkan versatile Stefano Lilipaly yang da­pat bermain di berbagai posisi ofensif. Gelandang asal Borneo FC Samarinda itu cocok untuk bermain di belakang striker.

Cederanya Dimas Drajad bikin variasi lini depan Timnas Indonesia ber­ku­rang. Akibatnya, tim berjulukan Skuad Garuda itu tinggal memiliki dua pe­nyerang.

Keduanya adalah Den­dy Sulistyawan dan Aji Kusuma. Nama pertama mempunyai peluang terbesar untuk menjadi pemain nomor punggung sembilan Timnas Indonesia.

Sejak tahun lalu, Dendy menjelma sebagai langganan Timnas Indonesia. Pemain asal Bhayangkara FC itu bahkan pernah ditunjuk sebagai kapten Skuad Ga­ruda pada FIFA Matchday Maret 2023. (*/rom)