PASBAR,METRO–Kecelakaan mobil yang menimbulkan korban jiwa terjadi di Jorong Sikabau Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), pada Selasa (5/9) sekitar 08.00 WIB. Insiden naas itu menewaskan dua orang guru yang hendak pergi mengajar di SMPN 3 Koto Balingka.
Mobil minibus merk Mitsubishi Mirage BA 1577 SH yang mengalami kecelakaan tunggal itu diketahui dikemudikan oleh korban Titi Dwi Andria (25) dan berpenumpang Niki Ardianita (45). Diduga, penyebab kecelakaan itu karena mobil yang mereka kendarai mengalami pecah ban saat melaju dengan kecepatan tinggi.
Kejadianya pun begitu cepat. Setelah pecah ban, mobil hilang kendali lalu terguling terjun ke dalam parit dengan posisi terbalik. Kedua korban yang mengalami luka-luka dan masih berada dalam mobil tenggelam dalam parit. Warga setempat pun berdatangan ke lokasi untuk memberikan pertolongan.
Meski harus basah-basahan, warga berusaha mengeluarkan kedua korban dari dalam mobil hingga berhasil dievakuasi. Sayangnya, nyawa kedua korban tak dapat diselamatkan dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan mobil korban, diikatkan ke kayu yang ditancapkan di pinggir parit agar tidak hanyut.
Kasat Lantas Polres Pasbar, Iptu M Irsyad Fathur Rahman membenarkan adanya kecelakaan maut itu. Menurutnya, dua korban yang meninggal dalam kecelakaan itu merupakan perempuan yang hendak pergi mengajar ke SMPN 3 Koto Balingka.
“Korban Niki Ardianita warga Silaping, Kecamatan Ranah Batahan dan korban Titi Dwi Andria beralamat Sikabau. Kedua jenazah sudah dibawa ke rumah masing-masing untuk dimakamkan.
Setelah mendapat laporan adanya insiden itu, kami langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi mobil,” kata Iptu Irsyad kepada wartawan.
Dijelaskan Iptu irsyad, kecelakaan tunggal itu berawal ketika mobil yang dikemudikan Niki Ardianita dengan penumpang Titi Dwi Andria datang dari arah PT BPP Ujung Gading menuju arah Sikabau untuk mengajar di SMPN 3 Koto Balingka.
“Sesampainya di lokasi diduga dengan kecepatan tinggi sehingga menyebabkan mobil hilang kendali. Kemudian melebar ke kanan jalan kemudian terjatuh ke dalam aliran parit sedalam 1,5 meter dengan posisi terbalik yang mengakibatkan pengendara dan penumpang meninggal dunia di lokasi,” ujar Iptu Irsyad.
Iptu Irsyad menuturkan, korban Niki Ardianita mengalami luka lebam pada kepala dan korban Titi Dwi Andria mengalami luka lebam pada mata kanan. Keduanya meninggal dunia di lokasi kejadian.
“Kondisi mobil korban rusak parah dengan kaca depan pecah, roda kanan depan dan belakang kempes, spion lepas, spakbor depan lepas. Saat ini mobil sudah di evakuasi dan di amankan oleh Pos Pol Lalu Lintas Parit. Kami mengimbau kepada warga ketika mengendarai kendaraan agar selalu meningkatkan kehati-hatian dalam berkendaraan di jalan raya,” tukasnya. (end)






