AGAM, METRO–Bupati Agam Andri Warman, hadiri acara penyerahan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Paritrana) Award tahun 2023 Provinsi Sumatera Barat dan penghargaan atas dukungan terhadap perusahaan sektor perkebunan kelapa sawit yang tidak mempekerjakan anak, di Hotel Pangeran Beach Padang, Senin (4/9).
Pada kesempatan tersebut, Kabupaten Agam menjadi sebagai salah satu kabupaten yang menerima penghargaan atas komitmen dan dukungannya terhadap perusahaan sektor perkebunan kelapa sawit tidak melibatkan dan mempekerjakan anak yang diserahkan oleh Gubenur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah kepada Bupati Agam Andri Warman.
Penghargaan serupa diterima oleh beberapa perusahaan yang ada di Kabupaten Agam diantaranya PT. Perkebunan Pelalu Raya, PT. Karya Agung Megah Utama, PT. AMP Plantation dan PT. Mutiara Agam.
Selain itu juga diraih Penghargaan Kecelakaan Nihil tahun 2023 yang juga diraih oleh perusahaan yang ada di Kabupaten Agam yakni PT. Cahaya Agam Lestari dan PT. Perkebunan Pelalu Raya.
Gubenur Sumatera Barat, H. Mahyeldi Ansharullah Dt. Marajo mengatakan, negara telah mengatur adanya perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja melalui jaminan sosial bagi tenaga kerja.
“Untuk itu, pada tahun ini bersama BPJS ketenagakerjaan kita telah menilai dan dan menetapkan 2 bupati, 1 walikota dan 6 perusahaan sebagai pemenang Panitrana Award 2023 tingkat provinsi Sumatera Barat yang selanjutnya akan diusulkan sebagai kandidat Paritrana Award tingkat nasional,”katanya.
Mahyeldi mengatakan, saat ini merupakan tahun kedua pemberian Penghargaan K3 bagi perusahaan- perusahaan di Sumbar. “Alhamdulillah, penghargaan K3 ini dapat selalu kita pertahankan dari tahun ke tahun,”ungkapnya.
Mahyeldi mengucapkan selamat pada kepala daerah penerima Paritrana Award, serta para pimpinan perusahaan penerima penghargaan K3 dan Paritrana Award.
“Semua penghargaan dan capaian yang peroleh hari ini hendaknya tidak membuat kita lengah tapi mari jadikan ini sebagai amanah yang mesti kita jaga dan tingkatkan bersama,”ujarnya.
Mahyeldi menekankan, baik dinas yang membidangi ketenagakerjaan, maupun perusahaan serta semua stakeholder terkait, agar menjaga prestasi dan capaian yang sudah peroleh.
“Semoga tahun-tahun berikut capaian kita terus meningkat jadi lebih baik. Bangsa yang maju adalah bangsa yang terus berbenah dan terus berkontribusi terhadap pembangunan ,” harapnya.
Sementara menurut Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Barat Nizam Ul Muluk, Paritrana Award merupakan apresiasi kepada pemerintah daerah dan para pelaku usaha yang memiliki komitmen atau pun dukungan terhadap jaminan sosial ketenagakerjaan.
Dikatakan, penghargaan Keselamatan dan Kesehatan kerja (K3) bertujuan, sebagai bentuk apresiasi kepada pelaku industri.
Selanjutnya, penghargaan sektor perkebunan kelapa sawit terbebas dari pekerja anak tahun 2023 yaitu mencegah pekerja anak pada sektor perkebunan sawit dan menciptakan kabupaten/kota layak anak.
Nizam Ul Muluk menyebut, terdapat beberapa bupati- sekda dan perusahaan yang menerima penghargaan diantaranya, penyerahan penghargaan kecelakaan nihil (Zero Accident Award) tahun 2023 sebanyak 36 perusahaan, penerimaan penghargaan pencegahan dan penanggulangan Covid-19 di tempat kerja tahun 2023 sebanyak 16 perusahaan.
Kemudian, penerimaan penghargaan pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di tempat kerja tahun 2023 sebanyak 7 perusahaan dan penerima penghargaan atas komitmen -dukungan terhadap perusahaan sektor perkebunan kelapa sawit tidak melibatkan dan mempekerjakan anak sebanyak 5 Bupati.
Selanjutnya, penerima penghargaan atas komitmen perusahaan sektor perkebunan kelapa sawit tidak melibatkan dan mempekerjakan anak sebanyak 37 perusahaan. (pry)






