BERITA UTAMA

8 Ruko di Dekat Bundaran Simpang Empat, Kecamatan Pasaman Terbakar

0
×

8 Ruko di Dekat Bundaran Simpang Empat, Kecamatan Pasaman Terbakar

Sebarkan artikel ini
KEBAKARAN— Kapolres Pasbar AKBP, Agung Basuki, saat meninjau, kebakaran di dekat bundaran Simpang Empat.

PASBAR,METRO–Kebakaran hebat terjadi di dekat Bundaran Sim­pang Empat, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pa­sa­man Barat, Minggu (3/9) sekitar pukul 19.00 WIB. Tak tanggung-tanggung, delapan unit rumah toko (ruko) ludes dilahap si jago merah.

Beruntung, musibah kebakaran itu tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, warga maupun penghuni ruko dibuat panik karena besarnya kobaran api yang menyebar dari satu roko ke ruko lainnya. Sembari me­nunggu petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) datang, warga berusaha me­lakukan pemadaman dengan alat seadanya.

Tak lama berselang, beberapa unit armada Dam­kar bersama mobil Air Water Canon (AWC) Polres Pasbar tiba di lokasi. Petugas gabungan yang terdiri dari Damkar, TNI dan Polri bahu-membahu dan berjibaku hingga kebakaran berhasil dipadamkan.

“Dari delapan unit ruko yang terbakar, lima ruko berikut dengan isinya habis terbakar. Sedangkan tiga ruko terdampak dari kebakaran itu,” kata kata Kapolres Pasbar AKBP Agung Basuki kepada wartawan, Senin (4/9).

Dikatakan AKBP Agung, beruntung pada kejadian itu tidak ada korban jiwa, namun korban materil belum bisa kita pastikan. Ruko yang terbakar itu, adalah Apotik Sejati,grosir kelontong, kedai beras dan lainya.

Baca Juga  Wakil Ketua DPRD Sumbar Nanda Satria Siap Dukung Program-program FJKIP

“Pada kejadian itu, satu unit mobil AWC Polres Pasbar dan empat unit mobil Damkar milik Pemerintah Daerah Pasbar dikerahkan untuk memadamkan api. Saya beserta anggota turun langsung ke lokasi untuk memadamkan api, bersama petugas Pemadam Kebakaran, personel TNI Koramil 02/Simpang Empat, Satuan Brimob Batalyon B Pelopor, Sat Pol PP Pasbar dan masyarakat,” ujar AKBP Agung.

AKBP Agung menjelaskan, kebakaran terjadi sekitar pukul 19.00 WIB, perisnya setelah shalat magrib. Api mulai membesar dari salah satu ruko, sehingga cepat menjalar ke ruko lainnya. Mendapat laporan adanya peristiwa kebakaran, pihaknya bersama personel Polres Pasbar, langsung turun ke lokasi untuk membantu memadamkan api dan mengatur arus lalu lintas sekitar lokasi.

“Petugas gabungan sempat kesulitan untuk melakukan pemadaman api, selain bangunan semipermanent dan toko berisi bahan yang mudah terbakar. Kesulitan lainnya adalah banyaknya masya­rakat yang menyaksikan secara langsung didekat lokasi sehingga menutup badan jalan, dan memperlambat akses keluar masuk mobil pemadam kebakaran dan proses pemadaman api yang masih menyala,” katanya.

Baca Juga  Rumah Kontrakan Pemulung Ludes Terbakar

Berkat kesigapan dan kerja sama petugas gabungan serta dibantu oleh ma­syarakat setempat, dije­la­s­kan AKBP Agung, dalam waktu tiga jam api dapat dipadamkan. Setelah dipadamkan, pihaknya juga mema­sang garis polisi di lokasi untuk kepentingan penyelidikan.

“Pepenyebab kebakaran belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan oleh pihak Kepolisian Polres Pasaman Barat. Sedangkan untuk kerugian materil akibat peristiwa ini belum bisa diperkirakan secara detail,” katanya.

AKBP Agung menegaskan, pihaknya menurunkan tim investigasi dari tim Inafis Satreskrim untuk melakukan penyelidikan terkait pe­nyebab kebakaran.

“Kepada seluruh ma­syarakat agar tidak terjadi hal yang serupa antara lain, mengecekan instalasi listrik secara berkala, peralatan elektronik yang tersambung arus listrik berfungsi dengan baik dan terawat, serta memasang sis­tem alarm kebakaran di rumah ataupun di toko dan periksa secara berkala agar tetap beroperasi dengan baik,” tutupnya. (end)