METRO SUMBAR

Digelar 8 hingga 10 September, Wapres RI Bakal Buka Minangkabau Halal Festival 2023

0
×

Digelar 8 hingga 10 September, Wapres RI Bakal Buka Minangkabau Halal Festival 2023

Sebarkan artikel ini
PERS CONFERENCE—Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah saat pers conference di Istana Gubernuran, Senin (4/9).

PADANG, METRO–Wakil Presiden Republik Indonsia (Wapres RI) KH Ma’aruf Amin dijadwalkan bakal membuka Minangkabau Halal Festival (MHF) 2023 yang dipusatkan di Auditorium Universitas Negeri Padang (UNP).

Event berskala nasio­nal itu berlangsung selama tiga hari mulai dari 8-10 September dan melibatkan ratusan UMKM di Sumbar.

“Kehadiran iven berskala nasional ini diharapkan dapat mendorong dan mempercepat upaya Pemprov Sumbar menjadi pro­vinsi halal di Indonesia,” ujar Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah saat pers conference di Istana Gubernuran, kemarin, (4/9).

Hadir dalam pers conference itu Even Organi­zer (EO) MHF, Syaka Organizer, Starlight Production dan Asar Humanity selaku pe­nyelenggara kegiatan. Selain itu, turut hadir perwa­kilan UNP Padang selaku tuan rumah penyelenggaraan event.

Mahyeldi menyebut sa­ngat mendukung event tersebut, bahkan Sumbar bertekad menjadi provinsi halal di Indonesia dan menjadi yang terdepan dalam pengembangan eko­nomi syariah. “Bahkan jauh-jauh hari, Pemprov Sumbar sudah menyiapkan Perda Nomor 1 tahun 2020 tentang penyelenggaraan pariwisata halal,” ujar Mahyeldi.

Kesungguhan menjadi provinsi halal itu kata Mah­yeldi juga mendapat apresiasi dari Wapres RI, KH Ma’aruf Amin. Bahkan da­lam setiap kunjungan Ma’aruf Amin ke Sumbar ia selalu berpesan dna meminta agar Sumbar juga bisa segera menjadi pusat industri halal.

Baca Juga  Melihat Keragaman Indonesia, Muhammad Rusli Pramuka Tuna Rungu Berjalan Kaki Keliling Indonesia

Pertimbangannya yakni, 98 persen masyarakat Sumbar adalah muslim, termasuk kearifan lokal yang ada. Seperti kuliner, fashion, pariwisata dan produk UMKM yang ada.

“Wapres juga pernah menyampaikan bahwa Sum­bar menjadi yang terdepan dalam pengembanhan ekonomi syariahnya. Ini yang menjadi nilai plus,”tutur Mahyeldi.

Mahyeldi berharap event ini berjalan dengan sukses, sehingga bisa mem­beri dampak yang sangat kuas untuk kemajuan eko­nomi di Sumbar serta mem­perkuat Sumbar sebagai provinsi halal.

“Melalui pelaksanaan Minangkabau Halal Festival 2023 ini, kami mengajak semua stakeholder terkait bersama-sama membangun ekonomi dan industri halal di Sumbar,” pungkasnya.

Fitriati Rahmah perwakilan EO MHF 2023 me­ngatakan, nantinya event tersebut akan berfokus pada kegiatan expo (pameran dagang, red). “Ada 134 UMKM yang sudah men­daftar dalam iven ini dan kegiatan ini kami pastikan meriah,”ujar Fitria.

Baca Juga  17 Positif Covid Bertambah di Pasaman

Dalam festival itu nan­tinya juga bakal dilakukan sertifikasi halal produk  UMKM di Sumbar. Ini me­libatkan lembaga sertifikasi dari UNP serta melibatkan Dinas Koperasi dan UKM Sumbar. “Kerjasama kita juga dengan Dinas Koperasi dan UKM Sumbar,” ujarnya.

Pihaknya juga menargetkan dengan rangkaian kegiatan Minangkabau Fest­ival Halal 2023, produk UMKM Sumbar tidak laku di Sumbar saja tapi juga dilirik pasar nasional bahkan internasional.

“Sebelumnya iven ini sudah kita langsunglan di tiga provinsi, untuk Suma­tera, Sumbar ini baru pertama kali, semoga memberi dampak,”tuturnya.

Ia juga mengajak ma­syarakat Sumbar hadir selama iven ini berlangsung, selain menawarkan berbagi produk halal, untuk masuk ke lokasi kegiatan juga tidak dipungut biaya alias gratis.

Lebih jauh disampaikannya, festival ini sebagai bentuk dukungan untuk menggeliatkan halal lifestlye dan sarana edukasi seperti sajian kuliner halal, pertunjukan budaya dan aneka seni tradisional, perlombaan-perlombaan bernuansa islami serta seminar dan kajian seputar halal. Kegiatan ini juga melibatkan kebudayaan minangkabau.(fan)