METRO PADANG

Andre Rosiade Minta Agen LPG 3 Kg Tak Dihapus

0
×

Andre Rosiade Minta Agen LPG 3 Kg Tak Dihapus

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, METRO–Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade meminta Menteri BUMN Erick Thohir tak menghilangkan keberadaan pangkalan dan agen LPG 3 kg. Menurutnya, akan ada banyak orang menganggur jika pangkalan dan agen LPG 3 kg dihilangkan.

“Kalau agen LPG dihilangkan, pangkalan dihilangkan, ada berapa ratus ribu orang pengangguran baru Pak Menteri,” kata Andre dalam rapat kerja Komisi VI DPR RI dengan Menteri BUMN Erick Thohir di Ge­dung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (31/8).

Selain itu, Andre me­nilai, menghilangkan pang­kalan dan agen LPG 3 kg akan menimbulkan gejolak di masyarakat. Sebab, lan­jut­nya, ada ratusan ribu orang yang pere­kono­mian­nya tergantung pada sek­tor tersebut.

“Tolong kita jangan bi­kin kerusuhan baru menje­lang pemilu. Kasihan Pre­siden Jokowi yang tingkat kepuasannya sudah 82% di Kabinet Indonesia Maju yang insyaallah akan dilan­jutkan oleh Koalisi Indonesia Majunya Pak Prabowo Subianto,” ujar Ketua DPD Gerindra Sumbar ini.

Andre mengaku men­dengar informasi bahwa ada tekanan dari oknum pejabat Pertamina untuk menghilangkan agen dan pangkalan LPG 3 kg. Ala­san­nya, barang bersubsidi itu akan didistribusikan langsung ke masyarakat melalui balai desa.

Menurutnya, wacana tersebut bukan solusi tepat me­nga­tasi kelangkaan ‘gas­ melon’. Dia menga­ta­kan kelangkaan terjadi akibat tingginya per­min­taan, sementara di saat yang sama suplai tidak ber­tambah.

“Saya rasa itu bukan solusi permasalahan ke­lang­kaan LPG 3 kg. Kelang­kaan terjadi karena me­mang suplai kita tidak naik tapi permintaan bertam­bah. Karena banyaknya kelas menengah yang mu­lai turun ke bawah, kesu­litan hidup dan akhirnya mereka membeli LPG 3 kg. Kan itu yang terjadi, bukan kesulitan suplai. Tapi me­mang meningkatnya kebu­tuhan orang membeli LPG 3 kg,” kata Ketua Harian DPP Ikatan Keluarga Mi­nang (IKM) ini.

Andre meminta agar desakan untuk meng­hapus agen dan pangkalan LPG 3kg dihentikan. Sebab ke­bi­jakan itu akan menye­bab­kan ratusan ribu peng­ang­guran baru di Indonesia. “Kalau itu dilakukan, agen LPG dihilangkan, akan ada ratusan ribu orang jadi pengangguran baru, Pak Menteri,” kata Andre. (*)