AGAM/BUKITTINGGI

Permudah Urusan, Tingkatkan PAD dengan Pajak Pajak yang Dipungut dengan Inovasi

0
×

Permudah Urusan, Tingkatkan PAD dengan Pajak Pajak yang Dipungut dengan Inovasi

Sebarkan artikel ini
LAGU KEBANGSAAN—Wako Pariaman Genius Umar melantunkan lagu Kebangsaan Indonesia Raya.

PARIAMAN, METRO–Wali Kota Pariaman H Genius Umar mengatakan bahwa banyak inovasi yang dilakukan oleh BPKPD Kota Pariaman dalam rangka meningkatkan Penda­patan Asli Daerah (PAD). PAD berasal dari pajak dan retribusi daerah. “Pajak harus dipungut secara intensif dengan melakukan berbagai metode-metode terbaru salah satunya a­dalah melakukan inovasi disektor pajak. Selain itu, juga melakukan ekstensifikasi atau membuat objek-objek pajak baru yang bisa menghasilkan pendapatan terhadap negara ataupun daerah,” kata Walikota Pariaman Genius Umar, kemarin, usai membuka sosialisasi inovasi pajak daerah Kota Pariaman ta­hun 2023.

Baca Juga  Akhirul Tasbar Dilantik jadi Pj Wali Nagari Lawang

Genius Umar juga menerangkan bahwa pendapatan yang didapat negara maupun daerah tersebut bisa dipergunakan untuk pembiayaan pemerintahan dan masyarakatnya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masya­rakat. “Untuk percepatan dalam pelayanan pajak daerah dan mempermu­dah urusan dengan objek-objek wajib pajak, BPKPD telah melakukan inovasi SIPAK BUMI BANA (Sistem Informasi Pajak Bumi dan Bangunanan), SIGNAL (Sosialisasi Samsat Digital Nasional), e-BPHTB (Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan) Reborn, PPJ (Pajak Penerangan Jalan) dan Pembayaran Non Tunai,” sebutnya. “De­ngan inovasi tersebut harus dipastikan mempermudah dan meningkatan PAD yang digunakan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masya­rakat dan memback up APBD Kota Pariaman,” tegasnya.

Genius juga menghimbau kepada seluruh pihak untuk selalu melakukan sinergi dan komitmen serta meningkatkan koordinasi untuk sama-sama kita gali sumber-sumber pen­dapatan daerah. “Kepada Camat agar mendorong Kades dan Lurah untuk mempercepat realisasi PBB dimasing-masing wi­layahnya serta kepala OPD terkait agar pendapatan daerah lebih optimal,” tandasnya mengakhiri. (efa)