PADANG, METRO–Dinas Sosial (Dinsos) Kota Padang akan melakukan pembenahan terhadap sistem Sentra Layanan Rujukan Terpadu (SLRT). Sistem ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan bagi masyarakat yang merasa butuh mendapatkan bantuan sosial (bansos).
Kepala Dinas Sosial Kota Padang, Heriza Syafani, mengatakan sistem itu akan dirampungkan dalam waktu dekat dan sudah menjadi program jangka pendek Dinsos. “Saat ini yang menjadi jangka pendek kita adalah melakukan pembenahan terhadap Sentra Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) dimana kita akan target rampung dalam tiga bulan ke depan,” katanya, Kamis (31/8).
Selain sistem pelayanan, dia menyebut juga akan memperbaiki ruang yang akan dijadikan sebagai posko SLRT, sebagai bentuk pemerintahan hadir ke tengah masyarakat agar dapat menekan angka kemiskinan ekstrim di Kota Padang.
Menurutnya, agar dapat menyalurkan bantuan kepada masyarakat dengan tepat sasaran penerima. Pihaknya akan melakukan pendataan terhadap nama-nama masyarakat, dan mempublikasikan sehingga transparan.
“Sesuai dengan tupoksi dan tugas awal, program kita dalam waktu dekat adalah meningkatkan pelayanan kepada masyarakat miskin, dimana bertujuan untuk mengurangi angka kemiskinan ekstrem, kita akan menempelkan nama-nama penerima bantuan di papan pengumuman, sehingga diharapkan tepat sasaran,” katanya.
Lanjutnya, dia juga bercerita tentang pengalamannya selama menjabat sebagai Camat Lubeg, yang telah melakukan langkah seperti itu, dan saat ini dia menjabat sebagai Kepala Dinsos, juga akan menerapkan langkah yang demikian.
“Yang jelas kita akan melakukan pendataan bagi masyarakat penerima bantuan ini, seperti PKH, PBI, dan JKSN tentu kita kombinasi dengan program pahlawan ekonomi Nusantara, jadi bagi penerima bantuan hari ini tidak selalu mendapatkan bantuan,” katanya.
Agar tidak selalu bergantung kepada bantuan, langkah cermat yang diambil adalah melakukan pemberdayaan kepada masing-masing usaha masyarakat sehingga dapat meningkatkan perekonomian. Dan juga diharapkan masyarakat tidak hanya bergantung kepada bantuan semata. (cr2)





