SOLOK/SOLSEL

Dinkes Gelar Pelatihan TOGA,  Penanganan Kesehatan secara Tradisional Bakal Meningkat

0
×

Dinkes Gelar Pelatihan TOGA,  Penanganan Kesehatan secara Tradisional Bakal Meningkat

Sebarkan artikel ini
Dinkes Gelar Pelatihan TOGA
TEKUN— Sejumlah peserta pelatihan tanaman obat keluarga (TOGA) dan keterampilan akupresur bagi kader kesehatan mengikuti kegiatan dengan tekun.

SOLOK, METRO–Dinas Kesehatan Kota Solok mengadakan pelatihan tanaman obat keluarga (TOGA) dan keteram­pilan akupresur bagi kader kesehatan. Sebanyak 80 orang peserta yang hadir dalam pelatihan itu merupakan kader kesehatan aktif yang ada di Kota Solok. Kepala Dinas Kesehatan Kota Solok, Elvi Rosanti, mengaku bahwa minat pe­nanganan kesehatan secara tradisional akan cenderung meningkat. Selain itu upaya pelayanan kesehatan dengan konsep back to nature saat ini banyak mendapat perhatian ma­syarakat global termasuk di Kota Solok. “Asuhan mandiri kesehatan tradisional merupakan upaya untuk memelihara dan mening­katkan kesehatan,” sebutnya.

Selain itu juga mencegah dan mengatasi gangguan kesehatan ringan dan memelihara kesehatan secara mandiri dengan memanfaatkan TOGA dan keterampilan Akupresur. Elvi Rosanti, menyampaikan, bahwa Kader Kesehatan orang-orang yang akan dipercaya nantinya sebagai perpanjangan tangan untuk pelayanan kesehatan. Dalam hal yang sederhana, diharapkan dengan bantuan kader ini dapat menyeselesaikan masalah kesehatan yang sederhana di lingkungan masing-masing dengan baik dan benar. “Dinas Kesehatan tidak akan bisa menyelesaikan masalah kesehatan secara keseluruhan, dan masya­rakat sangat butuh sekali bantuan dari ibu-ibu kader, karena ibu-ibu kader lah yang sangat dekat dengan masyarakat,” tutur Elvi.

Baca Juga  Pandemi masih Mengancam, Warga Diingatkan jangan Lengah di Kota Solok

Narasumber Aniza Sur­yati, menyampaikan dalam materinya bagaimana tata laksana pemanfaatan TO­GA untuk asuhan mandiri. Fungsi utama TOGA menurutnya menghasilkan tanaman yang dapat dipergunakan untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan, mengobati gejala keluhan dari beberapa penyakit yang ringan.

“TOGA juga dapat berfungsi ganda seperti memperbaiki gizi masyarakat, upaya pelestarian alam, memperindah taman dan pemandangan. Pelayanan kesehatan tradisional man­diri sangat berguna dalam pertolongan pertama sebelum dapat penanganan medis, juga sangat berguna di daerah yang mengalami keterbatasan dalam memperoleh akses pelayanan kesehatan” tutur Aniza.

Baca Juga  MCP Ciptakan Sistem Pemerintahan yang Baik di Kota Solok

Akupresur kata Aniza, disebut juga dengan terapi totok atau tusuk jari adalah salah satu bentuk fisioterapi dengan memberikan pe­mijatan dan stimulasi pada titik-titik tertentu atau acupoint pada tubuh yang merangsang kemampuan tubuh untuk penyembuhan diri secara alami. “Akupresur bermanfaat untuk pencegahan penyakit, pe­nyembuhan penyakit, rehabilitas (pemulihan) dan me­ningkatkan daya tahan tubuh. Akupresur juga bermanfaat untuk meng­hilangkan nyeri dan gejala-gejala pada berbagai penyakit,” tuturnya. (vko)