METRO PADANG

Andre Rosiade: Pipa Gas Senipah-Balikpapan untuk Ketahanan Energi Nasional

0
×

Andre Rosiade: Pipa Gas Senipah-Balikpapan untuk Ketahanan Energi Nasional

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi VI DPR Andre Rosiade

JAKARTA, METRO–Anggota Komisi VI DPR Andre Rosiade mengatakan, pembangu­nan pipa gas Senipah-Balikpapan merupakan salah satu langkah krusial yang harus didukung. Pipa tersebut tidak hanya bermanfaat bagi perusahaan dalam operasional kilang minyak (Refinery Unit) V Balikpapan, tapi juga bagi ketaha­nan energi nasional.

Anggota Fraksi Partai Gerindra ini mengatakan, pipa gas Senipah-Balikpapan akan menjaga kean­da­lan operasional kilang Balikpapan se­hingga ada kepastian terhadap suplai bahan bakar nasio­nal. Penggunaan gas dapat menekan emisi dari ke­giatan operasional.

“Ini jadi salah satu inovasi dalam kegiatan operasional kilang yang nan­tinya akan didukung oleh pasokan gas. Selain akan lebih efisien, langkah ini juga mendukung upaya dekarbonisasi karena gas lebih rendah emisinya ke­tim­bang minyak,” kata Andre, Senin (28/8).

Ketua DPD Gerindra Sumbar ini mengatakan, pembangunan pipa gas Senipah-Balikpapan juga bisa meningkatkan pemanfaatan gas yang potensinya besar di Tanah Air. Apa­lagi, banyak sumber gas di Kalimantan Timur.

“Pemanfaatan gas domestik harus digenjot, pro­duksi gas cukup tinggi, bah­kan potensi energi fosil di Indonesia banyak ditemukan gas. Sementara infrastruktur gas di Indonesia atau di Kaltim belum merata. Itu sebabnya pemanfaatan gas minim,” ungkap ketua harian DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM).

Diketahui, proyek pipa gas Senipah-Balikpapan sepanjang 78 km dengan diameter 20 inci yang melewati 2 kota/kabupaten, 3 kecamatan, dan 15 desa/kelurahan ini mengutamakan pemanfaatan sumber daya dalam negeri secara optimal dengan tingkat TKDN sebesar 51,04 persen.

Andre berharap proyek ini dapat membawa dampak positif terhadap perekonomian di wilayah Kalimantan Timur serta ber­kon­tribusi terhadap peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya di wilayah yang dilewati konstruksi pipa.

Interkoneksi Kilang Per­ta­mina Balikpapan dan Pipa Gas Senipah-Balikpapan ini akan mendukung peningkatan kapasitas pe­ngo­lahan dan produksi Kilang Pertamina Balikpapan dengan sumber gas dari wi­layah Senipah Kalimantan Timur dengan kapasitas maksimal 125 MMS­CFD.

Hal ini, menurut dia, sejalan dengan program pemerintah Indonesia di bidang ketahanan energi nasional dalam mendukung pemerataan energi di kawasan Indonesia bagian timur. Selain itu, menurut Andre, pemanfaatan gas bumi sebagai energi bersih sejalan dengan program transisi energi guna tercapainya Net Zero Emission pada 2060. (*)