BERITA UTAMA

Sehari, Kotak Amal Masjid Taqwa 2 Kali Dikuras Maling, Terekam CCTV, Diduga Pelakunya Komplotan

0
×

Sehari, Kotak Amal Masjid Taqwa 2 Kali Dikuras Maling, Terekam CCTV, Diduga Pelakunya Komplotan

Sebarkan artikel ini
PENCURI KOTAK AMAL— Rekaman CCTV yang memperlihatkan pelaku mencuri kotak amal. Sementara, pengurus masjid menunjukkan kotak amal yang dikuras maling.

PADANG, METRO –Uang infak para jemaah dalam kotak amal di Masjid Taqwa , Kelurahan Lolong Belanti, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, dikuras oleh maling. Parahnya, dalam sehari, pencurian uang kotak amal itu terjadi dua kali dengan pelaku yang berbeda.

Bahkan, aksi maling yang menguras uang kotak amal itu terekam oleh kamera pengawas CCTV yang dipasang di masjid dengan bangunan yang cukup megah itu. Diduga, uang jutaan rupiah berhasil dibawa kabur oleh maling yang diduga memiliki komplotan tersebut.

Berdasarkan rekaman CCTV yang dilihat langsung oleh wartawan  POSMETRO, pencurian itu terjadi pada Kamis (24/8) lalu. Pelaku pertama terlihat melancarkan aksinya sekitar pukul 11. 40 WIB, yang datang ke masjid menggunakan sepeda motor Yamaha Vixion berwarna putih yang lengkap dengan helm.

Setelah menaruh motornya di pelataran parkir depan masjid, pelaku terlihat berjalan masuk ke dalam masjid dan sempat memasukkan sejumlah uang di kotak amal yang berada di pintu samping kiri mesjid. Pelaku pun terlebih dahulu melaksanakan shalat.

Setelah itu, pelaku memegang Hp seperti sedang menelepon seseorang menghampiri kotak amal yang sempat dia masukkan uang. Peleaku pun  langsung membuka paksa pengunci kotak amal dengan sebuah peralatan.

“Pelaku pertama dalam kejadian pencurian ini sesampainya di masjid sempat menunaikan shalat beberapa rakaat, dan setelah itu dia seperti menelepon seseorang dan menuju ke pintu tempat dia masuk tadi. Setelah itu dia membuka kotak amal lalu mengambil uang dari kotak amal itu,” ungkap Muhammad Darbi, sebagai seorang pengurus dan Imam pengganti masjid.

Sementara di aksi pencurian kedua, pada pukul 15. 28 WIB.Terlihat seorang pemuda dengan menggunakan kaos hitam dengan berjalan kaki menuju ke mesjid, setelah itu dia langsung mendekati kotak amal dan langsung mencongkel kotak amal.

“Pelaku kedua yang berpakaian hitam dengan menggunakan topi hitam, yang kami duga berkomplotan ini datang ke masjid dan langsung membuka paksa kotak amal dengan sebuah alat. Setelah terbuka, pelaku juga terlihat memasukkan uang hasil curian itu ke dalam kantong celana, dan juga memasukkan uang itu ke dalam celana dalamnya,” ungkap Darbi.

Setelah dirasa penuh, pelaku kedua langsung keluar dan meninggalkan masjid. Peristiwa pencurian ini di ketahui pertama kali oleh anak-anak, bahwa kotak amal masjid tersebut sudah dalam keadaan terbuka, dan langsung dilaporkan kepada pengurus mesjid.

“Padahal aksi pencurian itu terjadi pada jam-jam yang ramai, namum pelaku tetap nekat untuk melangsungkan aksinya. Kami mengetahui bahwa kebobolan di kotak amal masjid dari anak-anak TPA yang yang melihat bahwa kotak amal dalam keadaan terbuka. Kami langsung melakukan pengecekan terhadap kamera pengawas,” ujarnya.

Darbi mengakui, dari hasil pantauan kamera pengawas CCTV pihaknya dapat melihat bahwa ada dua kejadian pencurian kotak amal di Masjid Taqwa pada hari yang sama. Atas kejadian ini pengurus masjid sudah melaporkan ke Polisi.

“Kami sudah melapor, dan Polisi juga sudah datang ke sini untuk melakukan pengecekan. Polisi juga menyarankan agar uang kotak amal dapat dihitung setiap minggunya agar tidak menumpuk dalam kotak.  Sementara kerugian dari peristiwa ini di perkirakan mencapai Rp. 1 juta rupiah, jumlah ini berdasarkan perhitungan yang biasa dilakukan oleh pengurus masjid,” tutupnya. (cr2)