METRO SUMBAR

1.800 Maba Ikuti PBAK di Kampus UIN MY

0
×

1.800 Maba Ikuti PBAK di Kampus UIN MY

Sebarkan artikel ini
PENGENALAN KAMPUS— Sebanyak 1.800 Mahasiswa Baru Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar memulai Pengenalan Budaya Akademik Kemahasiswaan (PBAK) yang berlangsung selama 3 hari. Kegiatan itu dibuka secara resmi Bupati Tanah Datar Eka Putra, Senin (28/8).

TANAHDATAR, METRO–Sebanyak 1.800 Mahasiswa Baru (Maba)Univer­sitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusang­kar memulai Pengenalan Budaya Akademik Kemahasiswaan (PBAK) yang berlangsung selama 3 hari. Kegiatan itu pun, dibuka secara resmi Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE. MM. disaksikan Rektor UIN Mah­mud Yunus Batusang­kar Prof. Dr. Marjoni Imamora, M. Sc. dihadiri para Pembantu Rektor, Dekan, Dosen, Organisasi Kemahasiswaan UIN Mahmud Yunus Batusangkar dan Camat Lima Kaum Ikrar Pahlepi, S.STP, yang terlaksana di Auditorium, Senin (28/8).

Dikesempatan itu, Bupati Eka Putra mengatakan PBAK akan memberikan pengetahuan ke Mahasiswa terkait lika liku kampus, beradaptasi, berorganisasi dan sebagainya untuk meningkatkan kapasitas diri Mahasiswa.

“Manfaatkan waktu a­nanda selama kuliah disini, anggap pengalaman adalah guru yang paling berharga, asah terus ka­pasitas diri dengan sebaik-baiknya. Mulai hari ini, a­dalah masa ananda untuk memberikan kontribusi bagi pembangunan nasio­nal, “ ujar Bupati Eka.

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Daerah (Pemda) Tanah Datar akan selalu mendukung program-program yang diusung UIN Mahmud Yunus dengan tujuan untuk menjadi lebih baik lagi kedepannya.

“UIN Mahmud Yunus Batusangkar semakin la­ma semakin lebih baik. Maka dari itu, kita mengajak Masyarakat untuk me­lanjutkan pendidikan disini. Saat ini saja, ada beberapa orang luar negeri yang memilih untuk kuliah di UIN Mahmud Yunus. Dan, kepada 1.800 Mahasiswa yang ikut PBAK berbanggalah menjadi bagian kampus ini,” ujar Bupati Eka.

Bupati Eka Putra berpesan ke seluruh Mahasis­wa agar memanfaatkan waktu kuliah dengan sebaik-baiknya, “Jauhilah hal yang membuat perkuliahan ananda terganggu, ta­namkan dalam diri bahwa kuliah adalah salah satu jalan untuk mewujudkan cita-cita, sehingga dapat membahagiakan orang-o­rang terdekat,”  ujarnya.

Sementara itu, Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar Prof. Dr. Marjoni Imamora, M.Sc mengatakan pasca bertranformasi dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar ke UIN Mahmud Yunus Batusangkar telah banyak kemajuan yang berarti.

“Sejak setahun lalu telah bertranformasi menjadi UIN Mahmud Yunus Batusangkar, banyak yang telah terbenahi, salah satunya ialah adanya beasiswa tahfizh  bersifat unlimited bagi Mahasiswa penghafal Al-Quran dan berbagai kemajuan lainnya,” ujarnya.

Ia pun berpesan Mahasiswa baru agar segera beradaptasi dengan dunia kampus. Dimana, akan ada perubahan pola pikir yang signifikan dari sebelumnya. “Disini ananda akan me­nemui beragam tantangan, tantangan itu akan membuat ananda lebih hebat dan kuat. Bukankah rata-rata orang sukses itu menghadapi banyak rintangan dalam hidupnya,  sebelum mereka tampil menjadi pemenang,” ujarnya. (ant)